Sudah 65 Tahun, VW Karman Ghia Masih Diburu Kolektor Dunia

Sudah 65 Tahun, VW Karman Ghia Masih Diburu Kolektor Dunia
VW Karman Ghia pada saat awal diluncurkan - dok.Istomewa via Carbuzz

Wolfsburg, Motoris – Siapa pecinta mobil dunia yang tak mengenal Volkswagen (VW) Karmann Ghia? Mobil cantik berbasis VW Beetle itu sangat sohor dan diincar pecinta mobil, bahkan sampai saat ini di saat usianya telah menapak 65 tahun,

“Karman Ghia merupakan mobil cantik yang tak hanya menjadi idaman pada masannya, tetapi hingga sekarang masih menjadi buruan para kolektor. Nilai sejarah kelahirannya menjadi nilai tinggi dan daya tarik mobil tersebut. Kecantikan dan keindahannya jauh lebih menarik daripada performanya,” tulis laman Classic Cars Journal, belum lama ini.

Seperti ditulis Carscoops, Carbuzz, dan Macchina Esotica, Minggu (6/9/2020), ide awal dari Karmann Ghia berawal dari Wilhelm Karmann, yang pada tahun 1953. Dia merupakan pemasok tunggal mobil konvertibel Beetle di Osnabruck, Jerman.

Kala itu, Karmann berusaha untuk membuat varian baru. Tujuannya, untuk menggenjot penjualan sekaligus memperluas jangkauan pasar VW Beetle.

Caranya, tampilan mobil itu harus dibuat semenarik mungkin. Konkretnya, menggabungkan antara kekuatan teknologi Jerman – yang kala itu diwakili VW Beetle – dengan keindahan gaya desain Italia. Ide itu kemudian dia sodorkan ke sebuah sebuah rumah desain otomotif di Turin, Italia, Carrozzeria Ghia.

VW Karmann Ghia varian convertible – dok. Istimewa via Carscoops

Singkat cerita mereka sepakat untuk mewujudkan gagasan tersebut. Dan prototipe pun dibuat. Ghia butuh waktu empat bulan untuk membuat prototipe mobil itu.

Setelahnya, Karmann menyodorkan prototipe mobil itu  kepada Managing Director VW – kala itu – Heinrich Nordhoff. Tak dinyana, sang bos teryata sangat setuju.

Menariknya lagi, hanya setelah satu bulan diumumkan, varian baru VW – yakni varian coupe 2 + 2 dan convertible – itu dinyatakan siap masuk jalur produksi.  Prosesnya dimulai 15 Agustus 1955 dengan nama VW Karmann Ghia.

Tampilan belakang VW Karmann Ghia convertible – dok.Istimewa via Carscoops

Bodi mobil baru itu dibuat 18 centimeter lebih rendah dari Beetle dengan total bobot mobil 68 kilogram lebih berat. Bodinya dibuat dari bahan logam yang dibentuk dengan tangan.

Garis-garis yang menghiasi bagian bodi itu, mencuatkan kesan mewah dan cantik. Meski mesin yang disandangnya masih sama dengan VW Beetle.

Semburan tenaga dari mesin hanya 36 hp, dimana akselerasi dari kecepatan 0 kilometer per jam (kpj) ke 100 kpj dicapai dalam waktu 28 detik.

Meski begitu VW Karmann Ghia menyenangkan untuk dikendarai, dengan perubahan pada suspensi yang menyertakan sway bar depan dan pegas yang berbeda dibandingkan dengan Beetle. Penampilannya yang apik menjadikan banyak orang kepincut.

Proses produksi VW Karmann Ghia – dok.Istimewa via Carscoops

Tercatat, hingga tahun 1974 lalu, populasi Karman Ghia sebanyak 443.482 unit, yang terdiri dari 362.601 unit varian coupe dan 80.881 unit convertible. Dari jumlah yang dibangun selama 19 tahun (dari tahun 1955 – 1974) ini hampir 279.000 di antaranya dikirim ke Amerika Serikat.

Pada saat produksi berakhir pada tahun 1974, Karmann Ghia terus diperbarui, bersama dengan Beetle, hingga mesinnya mampu menyemburkan tenaga hingga 60 hp. Walau, kerangka dasarnya tidak pernah berubah.

Mobil itu disebut -sebut telah menginspirasi ID VW. Yakni mobil listrik yang digadang-gadang menjadi model masa depan mobil listrik VW ber-tagline “dengan mobil ini berkendara dengan teknologi terkini, tetapi bisa memiliki beberapa kebebasan gaya di masa lalu”.

Ilustrasi, promosi VW Karmann Ghia – dok.Istimewa via Carscoops

Kini, banderol VW Karman Ghia di kalangan kolektor telah mencapai US$ 10.000 – US$ 30.000 atau sekitar Rp 147 juta – Rp 441 juta lebih (kurs US$ 1 = Rp 14.736), tergantung pada kondisi dan jarak tempuh keseluruhan. Para kolektor di barbagai negara pun memburunya. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This