Musim Hujan Tiba, 4 Komponen Mobil Ini Wajib Dipastikan Kelayakannya

Musim Hujan Tiba, 4 Komponen Mobil Ini Wajib Dipastikan Kelayakannya
Ilustrasi wiper - dok.Thoughtco

Tangerang, Motoris – Guyuran air hujan bisa menjadi berkah sekaligus menyimpan potensi masalah bagi para pengemudi mobil yang tengah melaju di jalanan. Berkah karena cuaca panas di sekeliling jalan berubah menjadi adem yang menyuguhkan pemandangan lebih segar, tetapi juga berpotensi menjadi masalah jika kondisi mobil tak prima.

Menurut Service Advisor Auto Mekanika, Cipondoh, Tangerang, Zulfiansyah, paling tidak ada empat komponen yang wajib hukumnya untuk dipastikan kelayakannya. Sebab, keempatnya bukan sekadar menjadi penunjang kenyamanan tetapi juga penyokong keamanan berkendara.

“Keempatnya adalah, wiper, rem, lampu, serta ban. Ini perlu dicek apakah kondisinya masih bagus dan layak dan apakah masih berfungsi dengan baik,” ujar Zulfi saat ditemui di Jalan Hasyim Ashari, Cipondoh, Tangerang, Rabu (23/9/2020).

Ilustrasi, memastikan poros wiper masih berfungsi dengan baik – dok.Motoris

Dia menyarankan agar karet wiper yang telah mengeras untuk segera diganti. Pasalnya, karet penyapu guyuran air hujan di kaca mobil itu jika telah mengeras, gerakannya akan tersendat manakala dioperasikan.

“Sehingga tidak berfungsi maksimal. Akibatnya pandangan kita ke jalanan juga terhalang. Padahal, dalam kondisi hujan pandangan harus jelas karena dalam kondisi seperti itu perlu kewaspadaan yang tinggi. Kita tidak tahu, ada lubang atau halangan benda –benda termasuk orang atau kendaraan yang berhenti karena sesuatu dan lain hal,” Zulfi.

Kedua, sistem pengereman juga harus dipastikan kelayakannya. Jangan berspekulasi dengan rem yang sudah bertahun-tahun digunakan, karena tingkat keausan rem kerap tak terdeteksi oleh pengguna atau pemilik mobil, karena saat digunakan dalam jarak dekat dan di kondisi cuaca terang masih normal.

Ilustrasi perangkat sistem pengereman di mobil – dok.Cannon Plastec

“Rem harus benar-benar berhasil secara maksimal saat kondisi hujan. Karena, di saat hujan berbagai potensi bahaya lebih besar dibanding saat tidak hujan. Oleh sebab itu, pastikan kelayakannya,” saran Zulfi.

Jangan sepelekan lampu
Begitu pula dengan lampu. Mulai dari lampu utama, lampu kabut, lampu senja, hingga lampu sein wajib dipastikan masih berfungsi dengan baik. Sebab, lampu merupakan sarana komunikasi – dan menjadi bahasa isyarat – pada saat air dari langit deras mengguyur jalanan.

“Keberadaan kita di jalanan, kita mau mengerem dan berhenti, berbelok, mau menyalip, semua dikomunikasikan melalui isyarat lampu. Apakagi di saat hujan yang pandangan kita buram karena terhalang guyuran air hujan. Lampu menjadi sangat penting,” jelas Zulfi.

Mengemudi saat hujan pandangan sering terganggu. Oleh karena itu,keberadaan lampu sangat penting bagi diri sendiri maupun pengguna kendaraan lain – dok.Istimewa

Sedangkan kondisi ukiran atau alur di telapak ban juga wajib diperhatikan kondisi dan kelayaknnya karena menyangkut tingkat traksi – atau cengkeraman – ban terhadap lintasan atau permukaan jalan.

“Dan jangan lupa, pastikan tingkat tekanan angina ban juga sesuai dengan yang direkomendasikan pabrikan,” imbuh pria yang pernah menjadi mekanik di bengkel agen pemegang merek mobil Jepang itu. (Die/Ara)

Ilustrasi,, ukiran telapak di ban mobil yang masih bagus – dok.Motoris

CATEGORIES
TAGS
Share This