Rantai Motor Berisik Usai Menerabas Hujan? Ini Cara Mengatasinya

Rantai Motor Berisik Usai Menerabas Hujan? Ini Cara Mengatasinya
Ilustrasi, rantai sepeda motor - dok.Motoris

Tangerang, Motoris – Tak jarang sepeda motor – khususnya yang masih menggunakan transmisi maual dengan rantai sebagai penyalur semburan tenaga dari mesin ke roda – mengalami masalah munculnya bebunyian di rantai. Terutama setelah sehari atau beberapa hari sebelumnya menerabas genangan air hujan.

Menurut Mekanik Senior Elpalmas Motor, Poris Plawad, Tangerang, Pujianto, suara berisik atau bebunyian dari ratnati itu muncul karena rantai yang terkena kotoran kemudian kering. Aair hujan itu sifatnya asam dan bercampur dengan kotoran di rantai akan bereaksi dan menyebabkan rantai kering dan kaku.

“Sehingga, rantai motor menjadi “seperti” kaku karena pelumas rantai hilang karena sifat kimia hasil rekasi air hujan yang asam dengan kotoran. Bahkan terkadang seperti ada karat karena ada reaksi kimiawi antara kotoran dengan air hujan tersebut. Itulah yang kemudian menjadikan kerja rantai berat. Apalagi, kalau setelan tingkat kekencangan rantai kendor,” papar Puji saat ditemui di Jalan Maulana Hassanudin, Tangerang, Senin (5/10/2020).

Ilustrasi, rantai seeda motor yang banyak dihinggapi kotoran – dok.Motoris

Untuk mencegah hal itu terjadi, Puji menyarankan agar pemilik kendaraan segera mencuci sepeda motor mereka setelah digunakan pada saat hujan setibanya di rumah. Namun, jika telah mendapati ada bebunyian dan rantai terasa berat, sebaiknya dilakukan pembersihan.

Caranya cukup mudah. Semprot rantai dengan cairan penetran atau jika tidak ada cairan tersebut, bisa dengan menggunakan bensin. Kemudian sikat rantai dengan menggunakan sikat gigi untuk menghilangkan berbagai kotoran yang menempel di komponen itu.

“Setelah itu lumasi rantai dengan caran khusus rantai, chain lube. Jangan menggunakan oli bekas, karena sama saja menempelkan kotoran lagi ke rantai. Karena ya namanya bekas, oli seperti itu bisa jadi banyak partikel bekas dari mesin,” saran Puji.

Ilustrasi, setelan tingkat kekecangan rantai sepeda motor – dok.Motoris

Untuk memastikan tingkat kekecangan rantai sebaiknya dilakukan penyetelan agar sesuai dengan standar yang ditetapkan pabrikan. Agar mendapatkan hasil penyetelan yang bagus, disarankan pemilik membawa motor mereka ke bengkel.

“Tetapi jika rantai sudah aus karena memang secara usia sudah waktunya, ya apa boleh buat harus diganti,” imbuh Puji. (Die/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This