Volkswagen Golf GTI, Pelopor Hot-Hatch Dunia

Volkswagen Golf GTI, Pelopor Hot-Hatch Dunia

Wolfsburg, Motoris – Jika ada tiga huruf yang begitu mengagumkan dan selalu terkait dengan dunia otomotif, maka ketiga huruf tersebut adalah GTI (Grand Touring Injection atau Gran Turismo Inizione). Bicara mengenai GTI maka kemungkinan besar yang terlintas pertama kali adalah Golf GTI.

Mobil ini adalah fenomenal, bukan hanya bagi Volkswagen (VW) sendiri, tapi juga bagi dunia otomotif sepanjang masa. Golf GTI adalah produk dengan desain dan perencanaan yang tanpa cacat, terutama di antara mobil kompak yang memiliki aura sportif.

Banyak cerita yang seru mengenai perjalanan sejarah Golf GTI  terutama untuk GTI generasi pertama atau Mk1. Namun ada beberapa orang penting dibalik cerita seru tersebut, yang berusaha keras untuk agar Golf GTI masuk jalur produksi, berpacu melawan waktu dan penolakan dari pimpinan perusahaan. Singkat kata, Golf GTI merupakan buah ide brilian dari segelintir orang jenius.

Sejarah

Pada 18 Maret 1973, Alfons Löwenberg  test engineer Volkswagen AG  menulis memo internal kepada beberapa rekan kantor di departemen Research & Development. Ia ingin agar VW membuat satu produk kendaraan baru yang cukup sporty. Sementara itu, proyek kendaraan dengan kode EA 337 (yang nanti disebut sebagai Golf generasi pertama) telah mencapai tahap akhir sebelum masuk jalur produksi. Jika konsep akan satu mobil baru yang sporty juga direalisasikan, maka VW akan membentuk sebuah pasar baru bagi konsumennya.

Baca juga: Setengah Abad Mercedes-Benz Stroke/8

Pelopor hot-hatch pertama di dunia ini, hampir tak lolos produksi massal. (Volkswagen)

Awalnya memo dari Alfons Löwenberg itu diabaikan, hanya Herbert Horntrich (chassis specialist Volkswagen AG) dan Hermann Hablitzel (development chief Volkswagen AG) yang setuju dengan ide tersebut. Namun Alfons Löwenberg mendekati Horst-Dieter Schwittlinsky (staf marketing) dan Anton Konrad (PR director Volkswagen AG).

Konrad manyambut baik ide Alfons Löwenberg, namun ia juga memikirkan biaya pengembangan yang besar untuk model baru ini, karena rencana peluncuran Golf pada tahun 1974 saja sudah dipastikan banyak memakan dana finansial perusahaan.

Anton Konrad kemudian mengajak para jagoan tersebut untuk diskusi di rumahnya. Adalah Hermann Hablitzel, Herbert Horntrich, Anton Konrad, Alfons Löwenberg, dan Horst-Dieter Schwittlinsky yang menggodok ide konsep produk baru itu. Hermann Hablitzel akan memimpin proyek rahasia dan melalui izinnya maka Alfons Löwenberg dan Herbert Horntrich dapat mulai melaksanakan langkah pertama.

Menggunakan Scirocco

Mereka menggunakan prototipe VW Scirocco dengan komponen chassis yang diperkuat dan suspensi direndahkan secara maksimal. Sedangkan mesin 4 silinder berkapasitas 1,5 liter bertenaga 85 hp dimodifikasi sehingga mampu menghasilkan 100 hp, dengan menggunakan karburator progresif dan knalpot berukuran besar.

Mobil ini tak hanya harus sportif, namun juga harus dapat digunakan sehari-hari. Maka, Alfons Löwenberg dan Herbert Horntrich kembali membuat versi yang lebih masuk akal. Hasilnya memang tidak terlalu agresif, tapi tetap hebat. Rekan-rekan lain pun menyukai versi terakhir ini dan Hermann Hablitzel mulai percaya diri.

Hablitzel pun menyampaikan hasil proyek ini ke Professor Ernst Fiala (development chief Volkswagen AG), guna mendengar pendapatnya. Namun kenyataannya tidak sesuai harapan, Ernst Fiala malah memarahi Hermann Hablitzel.

Baca juga: Mengenal Toyota 2000GT, Supercar Pertama Jepang

VW Golf GTI MK1, pertama kali diperkenalkan sebagai konsep di Frankfurt Motor Show 1975. (Volkswagen)

Hermann Hablitzel dan timnya tidak patah semangat. Mobil prototipe itu dinyatakan sebagai platform pengujian chassis, namun pengembangan proyek rahasia terus dilakukan secara diam-diam. Alfons Löwenberg kembali menyempurnakan mesin dan Herbert Horntrich mengoptimalkan chassis. Mereka pun mendemonstrasikan “Scirocco kelinci percobaan” itu di depan para jajaran manajemen Volkswagen AG, di pusat uji Ehra-Lessien, awal 1975.

Akhirnya Professor Fiala pun mengagumi demonstrasi ini dan menyetujui proyek tersebut. Mei 1975, proposal resmi Sport Golf pun masuk ke departemen pengembangan produk. Di saat yang sama, departemen penjualan melihat peluang besar untuk calon produk baru ini dan merasa kalau VW membutuhkan sesuatu yang menggemparkan saat event Frankfurt Motor Show 1975.

Kolaborasi dengan Audi

Waktu terus bergulir, 6 prototipe pun dibuat dengan cepat untuk mencari versi terbaik. Herbert Schäfer (chief designer Volkswagen AG) bertanggung jawab atas setiap detail produk ini. Mulai dari striping merah pada grille, spoiler depan berukuran besar, over fender, stiker hitam pada pintu hatchback, roofliner hitam, shift knob berbentuk bola golf, hingga bahan kain jok bermotif tartan.

Herbert Schuster (test manager Volkswagen AG) menilai kalau pengembangan chassis adalah prioritas utama, maka ia meminta agar digunakannya stabilisator depan dan belakang, serta menyempurnakan suspensi untuk mendapatkan perpaduan apik antara kenyamanan dan kelincahan.

Kolaborasi VW dan Audi pun terjadi, Sport Golf akhirnya menggunakan mesin modern 1,6 liter dari Audi 80 GTE yang dilengkapi sistem injeksi bahan bakar Bosch K-Jetronic, dengan tenaga maksimum 110 hp.

Baca juga: Opel GT, Miniatur Corvette Ala Jerman

VW Golf GTI MK1, ternyata laris manis, terjual 10 kali lipat dari produksi awal. (Volkswagen)

Semua seperti sudah ditakdirkan dan seluruh pekerjaan telah diselesaikan tepat pada waktunya. Saat pintu 46th Frankfurt International Motor Show dibuka untuk publik, 11 September 1975, pusat perhatian pengunjung pun tertuju pada mobil hatchback merah, yaitu konsep Volkswagen Golf GTI.

VW pun menyebutnya sebagai The Fastest Volkswagen Ever dan ini memang sesuai realita. Golf GTI mampu melesat dari posisi diam sampai 100 kpj dalam waktu 9 detik dan prestasi ini hanya dimiliki oleh mobil kelas atas saat itu.

Laku 10 Kali Lipat

VW menyampaikan kalau Golf GTI akan dipasarkan dengan kisaran harga 13.000 Deutsche Mark. Hasilnya, pengunjung pameran terlihat amat antusias terhadap Golf GTI, sehingga manajemen Volkswagen AG tidak punya pilihan selain membuat rencana produksi awal , hanya 5.000 unit. Namun pasar berkata lain, VW Golf GTI begitu laris dan angka 5.000 unit mudah dilewati.

Meski pembeli baru mulai menerima unit Golf GTI pada pertengahan tahun 1976, tapi untuk tahun pertama perjualannya, Golf GTI telah terjual lima kali lipat, sekitar 50.000 unit. Pengembangan produk Golf GTI pun terus dilakukan, pada awal 1980an VW pun melakukan revisi terhadap Golf GTI. Mulai eksterior yang dipermanis, interior yang lebih atraktif, sampai penggunaan mesin 1,8 liter dan transmisi 5-speed.

Golf GTI Mk1 berhasil mempopulerkan sebuah kelas baru dalam dunia otomotif yang akhirnya diikuti oleh hampir semua pabrikan mobil di dunia, yakni Hot-Hatch. Meski produksi Golf GTI Mk1 berakhir pada tahun 1983, namun DNA-nya terus berevolusi. VW tetap mengembangkan generasi penerus GTI sampai saat ini, tanpa melupakan unsur sportif yang pertama kali menjadi identitas Golf GTI Mk1. (adp)

CATEGORIES
TAGS
Share This