Datsun P510 di Kemayoran, Legenda yang Bikin Penasaran

Datsun P510 di Kemayoran, Legenda yang Bikin Penasaran

Jakarta, Motoris – Sebuah Datsun lawas, Datsun P510 atau yang biasa disebut dengan Datsun Kotak langsung menggelitik keingintahuan Motoris saat bertandang ke booth Nissan-Datsun di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018, Minggu (29/4/2018) lalu.

Kondisi bodinya yang mulus dan masih utuh, serta interiornya yang rapi hingga kini masih menyisakan rasa penasaran. Siapa gerangan pemiliknya, bagaimana merawatnya, dan sejak kapan dimilikinya?

Maklum, sejak pertama kali diluncurkan di dunia pada 1957 lalu, Datsun 510 banyak digemari konsumen berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia. Tak terkecuali Datsun P150. Memang, populasinya tak sebanyak mobil-mobil sekarang yang bejibun.

Tapi, itu justeru menjadi nilai lebih tersendiri saat ini.  Dia menjadi ‘makhluk’ langka yang diburu para mania. Lantaran itu pula, bagi orang yang mengerti, Datsun 510 station wagon yang disandingkan dengan Datsun Cross di hajatan IIMS 2018 itu menjadi penawar rindu tersendiri.

Ketika Motoris menanyakan siapa pemilik mobil klasik yang kondisinya masih utuh itu, tak ada yang mengetahuinya. Atau pura-pura tak tahu karena sudah dipesan agar tak memberitahu. Entahlah.

Tapi, yang pasti, bagi siapa saja yang mengerti dan mencintai mobil lawas akan tergoda untuk memilikinya. Minimal tahu detil apa saja yang ada di mobil dengan tampilannya yang manis. Begitu pun dengan Motoris.

Tema modifikasi surfing style membuat tampilan semakin manis – dok.Motoris

Saat bagian demi bagian ‘digerayangi’ terlihat kondisinya sangat baguss. Semuanya masih utuh. Baik dari eksterior maupun interior memiliki kondisi yang sangat prima untuk mobil yang sudah berumur 30 tahun lebih.

Menariknya, sang pemilik memodifikasinya dengan tema surfing style. Sebuah roof rack dan papan surfing diatasnya.

Tampilannya semakin keren berkat velg – yang merekanya tak diketahui karena tidak terdapat logo merek di velg tersebut – yang terlihat sangat matching dengan Datsun ini.

Sekilas mirip Hoshino atau work equip yang menjadi velg legend buatan jepang yang sekarang kembali booming. Dan juga spion tanduk dan lips depan dibawah bemper mempertegas mobil retro ini seperti gaya pada tahun-tahun kemunculannya dulu.

Sepasang jok recaro LX sangat pas dan matching untuk mobil. Begitu pun dengan perangkat stir nardi torino berkelir hitam yang menambah aura retro di dalam kabin.

Pernah Ngetop di Amerika
Penulis buku Classic Japanese Performance Cars, Ben Hsu seperti dikutip laman Jalopnik beberapa waktu lalu menyebut, Datsun 510 termasuk P510 adalah legenda. “(Mobil itu) tak hanya menempatkan Nissan saja, tetapi juga mobil Jepang pada umumnya, di peta (legenda),” ujarnya suatu ketika.

Bersanding dengan generasi terkini Datsun Cross – dok.Motoris

Diluncurkan sebagai bagian dari seri Bluebird Datsun pada tahun 1967, Datsun 510 merupakan salah satu mobil kompak paling oke di dunia pada saat itu.

Dengan menawarkan rem cakram depan, suspensi MacPherson strut di depan, dan pengaturan lengan semi-trailing di belakang, membuatnya sebagai mobil Nissan pertama dengan suspensi independen sepenuhnya.

Ada beberapa varian yang disuguhkan kala itu, antara lain sedan empat pintu, sedan dua pintu, dan wagon. Di Negeri Abang Sam ini, Datsun 510 dibekali mesin 1.6 liter empat silinder segaris dengan semburan tenaga mencapai 96 hp. (Rev)

CATEGORIES
TAGS
Share This