Ke Mana Saja yang Penting Naik Mobil Retro

Ke Mana Saja yang Penting Naik Mobil Retro

Jakarta, Motoris – Bagi sebagian orang, punya mobil retro ibarat mimpi jadi kenyataan. Begitu sayangnya seseorang pada mobil retro, biasanya tercermin pada perilakunya.

Terkadang, mobil retro hanya dipakai saat weekend atau ketika kondisi jalan lagi lenggang. Perilaku ini biasanya ada hubungannya dengan fobia overheat. Jangan kaget, bahkan ada pemilik yang kadang mobilnya berstatus anti-air hujan.

Ada juga pemilik yang enggan membawa mobil retro koleksinya keluar kota apalagi sampai pindah provinsi.

Berbeda dengan karakter-karakter itu, kemudian lahirlah komunitas Bocah Turing Retro (BTR). Komunitas ini adalah sekumpulan orang pengguna mobil retro yang pemiliknya tidak bisa terpisahkan dari mobil kesayangannya.

“Kita ke mana-mana lebih enjoy dengan mobil retro karena feel mengendarainya beda dengan mobil-mobil baru sekarang ini. Kita turing, kumpul-kumpul, bahkan weekday kita melakukan aktivitas pun kita lebih senang dengan mobil retro,” Ucap Gilang Pramono Seto, salah satu perwakilan dari BTR saat ditemui Motoris, Miinggu (20/05/2018)

Baca juga: Toyota Corolla DX, Memori Sekaligus Investasi

BTR dalam waktu dekat mau turing ke Bali, Agustus 2018. dok.Motoris

Dari pemilihan nama, BTR, komunitas ini juga mau menampik stigma konservatif pemilik mobil retro. Sekaligus mempertegas kalau mereka adalah pecinta turing.

BTR awalnya terbentuk pada 2016 saat Gilang dan kawan-kawannya merencanakan untuk turing ke Yogyakarta. Waktu itu dalam rangka menghadiri acara perhelatan kumpulnya pengguna mobil retro di Indonesia, yaitu Retromantic.

Dimulai dari perkumpulan di grup aplikasi pesan digital (What’s Up), lantas terbentuklah komunitas ini.

Komunitas BTR, berkumpulnya para pecinta mobil retro di Indonesia. dok. Motoris

Mobil-mobil para anggota komunitas juga beragam, mulai dari Corolla DX, Mitsubishi Lancer SL, Mitsubishi Galant Sigma, Ford Laser TX3, sampai Corolla Levin AE86.

“Mobil retro ini pastinya selain disayang, kita mau buktikan kalau fun to drive untuk diajak ke mana-mana sejauh apa pun. Dan juga menambah teman pengguna mobil retro di kota-kota lain,” kata Roy Iskandar salah anggota BTR.

Komunitas BTR ini sudah melakukan turing ke berbagai kota seperti Bandung, Semarang, Yogyakarta, bahkan sampai Malang, akhir 2017 lalu. Rencana dekat, BTR ini akan turing ke Bali, Agustus mendatang. (Rev)

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, buat grafis otomotif terkini lainnya-MR2 Rally Look, Sedan Mid-Engine Legendaris Toyota.

CATEGORIES
TAGS
Share This