Porsche Cabriolet yang Nyaris Musnah

Porsche Cabriolet yang Nyaris Musnah

Munich, Motoris – Para kolektor mobil papan atas, sangat memperhatikan setidaknya empat aspek dalam memilih mobil untuk koleksinya, yakni unit yang pertama, unit yang terakhir, unit satu-satunya, dan kondisi orisinal. Bahkan jika terjadi perpaduan di antara beberapa aspek tersebut, maka unit mobil itu pun semakin bernilai.

Dalam sejarah perjalanan produksi Porsche, mungkin mobil ini adalah salah satu yang punya keunikan luar biasa. Mobil bernomor chassis 13360 ini merupakan satu-satunya prototipe 901, atau dikenal sebagai cikal-bakal 911 generasi awal, dengan bodi cabriolet. Dari tiga belas unit prototipe Porsche 901 yang diproduksi rentang 1963-1964, mayoritas telah dihancurkan oleh prinsipal asal Jerman itu.

Alkisah pada pertengahan era 1960an, ssnya minim. Saat mengembangkan 901, Porsche pun ragu apakah 901 versi cabriolet dapat menggugah selera konsumen atau malah menjadi proyek buang-buang uang saja.

Namun, tim marketing Porsche yakin bahwa ada celah pasar potensial untuk mobil dengan bodi atap terbuka ini, yakni pasar di Amerika. Terobosan pun di ambil pada pertengahan tahun 1964, tim desain Porsche pun mengirim satu unit bodi prototipe 901 kepada sebuah perusahaan karoseri terkemuka, Karosserie Karmann, untuk memotong atap dan memperkuat chassis.

Baca juga: Porsche Speedster Concept, Hadiah Spesial 7 Dekade

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, buat grafis otomotif terkini lainnya-Porsche 911 Speedster Concept, Hadiah Spesial Tujuh Dekade.

September 1964, prototipe 901 cabriolet kembali ke markas Porsche dan langsung menjalani sederet pengujian secara ekstensif. Rentetan masalah pun muncul, terutama masalah kebocoran atap. Karena pada awalnya 901 memang dikembangkan sebagai coupe, bukan cabriolet. Porsche pun memutuskan untuk tidak melanjutkan proyek ini dan mengembangkan bodi Targa dengan panel atap yang dapat dilepas.

Prototipe 901 cabriolet pun digiring untuk masuk ke gudang penyimpanan milik Porsche. Pada 1967, mobil tersebut dibeli oleh seorang pembalap sekaligus kolektor, Manfred Freisinger, asal kota Karlsruhe, Jerman. Freisinger ternyata berhasil membujuk pihak Porsche demi akses membeli prototipe 901 cabriolet dan menyelamatkannya agar tidak musnah.

Selama puluhan tahun mobil tersebut dirawat oleh Manfred Freisinger, sampai akhirnya seorang kolektor kawakan asal Amerika bernama Myron Vernis tertarik untuk mengakuisisi prototipe 901 cabriolet pada 2001. Dengan bermodalkan Porsche 356 B Carrera GS untuk Manfred Freisinger, prototipe 901 cabriolet ini pun berpindah kepemilikan kepada Myron Vernis.

Baca juga: Petualangan Sepasang Porsche Menjelajah Museum

Interior Porsche Prototipe cabriolet. dok. Porshce

Di tangan Myron Vernis, mobil prototipe ini punya mesin boxer 6 silinder 2.0 liter asli dan sejumlah komponen mekanis lainnya, agar mobil ini tetap dalam kondisi prima. Untungnya, kondisi bodi dan interior dibiarkan secara apa adanya, agar kesan orisinal semasa era 1960an masih terasa kental. Bahkan mobil berwarna Signal Red sempat menghadiri event Pebble Beach Concours d’Elegance 2013, dalam rangka merayakan ulang tahun Porsche 911 yang ke-50.

2014, prototipe 901 cabriolet ini dibeli oleh seorang kolektor mobil sport asal Inggris. Ia terus melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh Manfred Freisinger dan Myron Vernis, yakni merawat serta memelihara mobil cabriolet ini secara teliti. Kabar terakhir, Porsche prototipe 901 cabriolet super unik ini kembali berpindah tangan pada seorang kolektor di bulan Februari 2017, melalui transaksi sebesar 649.600 Euro dalam balai lelang RM Sotheby’s di Inggris.

Jika saja Porsche tak pernah mencoba membuat prototipe 901 cabriolet, kemungkinan besar Porsche 911 cabriolet tidak akan pernah diperkenalkan pada tahun 1982 dan rencana menciptakan penerus Porsche 356 cabriolet pun pupus hingga kini. (Adp)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This