Festival Truk 2018 Banyak Tampilkan Seniman Airbrush

Festival Truk 2018 Banyak Tampilkan Seniman Airbrush
Truk dengan gaya modifikasi lukisan airbrush dengan konsep modifikasi harian fungsional - dok.Komunitas Truk Cakep Indonesia

Jakarta, Motoris – Perhelatan Jogjakarta Truck Festival (JTF) kali ini diklaim bakal menyuguhkan yang berbeda dengan perhelatan serupa di tahun-tahun sebelumnya. Kali ini festival banyak diikuti oleh truk-truk yang berteknologi baru dan banyaknya keterlibatan seniman airbrush yang memoles truk-truk peserta.

“Tentu saja ada perbedaan dengan penyelenggaraan maupun kegiatan (kontes) serupa di tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini, misalnya, truk yang menjadi peserta banyak yang memiliki teknologi berbeda. Contohnya pengaman dan bumper (depan) yang memakai hidrolik elektrik. BIasanya, kan teman-teman (pemilik truk) masih banyak (truk) yang menggunakan hidrolik manual,” papar Wakil Ketua Panitia Penyelenggara JTF 2018, Herry Irmayesi, saat dihubungi Motoris, Minggu (26/8/2018) malam.

Sementara, kehadiran para seniman airbrush yang terlihat di hajatan JTF 2018 ini, sudah bisa dipastikan karena sudah banyak yang mendaftar. Keterlibatan mereka bukan sekadar memoles truk dengan beraneka kreatifitas seni saja, tetapi juga sesuai dengan tema Festival yakni ‘Panorama Indonesia’.

Ilustrasi, truk peserta Jogjakarta Truck Festival dengan balutan lukisan airbrush – dok.Komunitas Truk Cakep Indonesia

Tema ini dipilih, lanjut Herry, sebagai bagian untuk mempromosikan sektor pariwisata, khususnya Yogyakarta, dan Indonesia pada umumnya. Beragam obyek wisata diharapkan menjadi obyek goresan seni lukis para seniman airbrush di badan atau bak truk peserta.

“Karena truk-truk ini kan digunakan untuk sarana mobilitas barang dalam menunjang kegiatan bisnis. Tentu, jangkauan mobilitas merek juga kemana-mana. Nah, dengan adanya lukisan-lukisan di truk diharapkan juga menjadi sarana promosi pariwisata,” terang pria yang menjabat Ketua Komunitas Truk Cakep Indonesia (KTCI) ini.

Ilustrasi seniman airbrush berkreasi di truk – dok.Komunitas Truk Cakep Indonesia

Terlebih, di JTF kali ini sedikitnya 200 peserta truk bakal mengikutinya. Selain itu, ada komunitas penggemar truk, karoseri, serta industri aksesoris pendukung.

“Jumlah pengunjung diperkirakan mencapai 20.000 – 30.000 orang. Ataa bahkan lebih,” kata dia.

Aspek fungsional
Sementara itu, soal modifikasi yang diusung oleh peserta, panitia tidak membatasi konsepnya. Namun, modifikasi tersebut tetap ditekankan pada aspek fungsional dari truk yang tetap terjaga.

Artinya, lanjut Herry, truk yang merupakan sarana untuk menunjang kegiatan bisnis sehari-hari tetap bisa digunakan dan produktif. Oleh karena itu, aspek keamanan, kenyamanan, selain faktor estetika atau seni yang digunakan sebagai dandanan tetap terjaga.

Truk dengan lukisan airbrush bertema superhero Marvel – dok.Komuntas Truk Cakep Indonesia

“Aspek fungsional, aman dan nyaman untuk keselamatan pengemudi dan asisten pengemudi maupun orang lain di jalan menjadi aspek yang sangat ditekankan. Sehingga konsepnya bisa saja minimalis fungsional harian sampai ekstrim fungsional. Bisa saja,” papar Herry.

Hajatan JTF 2018 ini rencananya digelar di Jogja Expo Center Yogyakarta 8-9 September mendatang. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This