Persiapan Hampir Final, IMX 2018 Siap Berkibar

Persiapan Hampir Final, IMX 2018 Siap Berkibar
Ilustrasi mobil terbaik di IMX yang digelar NMAA - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Persiapan Indonesia Modification Expo (IMX) 2018 yang digelar National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) pada 17-18 November 2018 di Balai Kartini, Jakarta, hingga saat ini telah mencapai 95%. Bahkan, sudah ada 30 mobil terbaik hasil kurasi dari 300 pendaftar yang ditetapkan oleh panitia.

“Persiapan sudah 95% lebih. Sehingga tinggal finishing. Sampai hari ini (Rabu, 12 September) kita sudah 300 mobil, yang terpilih sekitar 30 mobil. Jadi menyisakan 20 slot lagi. 50 mobil terbaik hasil kurasi inilah yang nantinya kita pajang di sepanjang gelaran IMX 2018,” papar Founder NMAA, Andre Mulyadi, di Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Proses kurasi ini dilakukan oleh peserta sendiri. Artinya, mobil yang didaftarkan oleh seorang peserta dinilai oleh peserta lainnya. Hal ini, kata Andre, menjadi bukti bahwa hajatan tersebut memiliki makna integritas dimana semua peserta yang terlibat ternyata juga menghargai karya milik orang lain.

“Di sini fairness, sportifitas, dan saling menghargai kreatifitas orang lain ditunjukan dan dibuktikan,” ujar Andre.

Perwakilan peserta dan penyelenggara IMX 2018 berfoto bersama usai menggelar konferensi pers persiapan penyelenggaraan – dok.Rockomotif.com

Setelah terpilih 50 mobil modifikasi terbaik, nantinya para juri yang berasal dari Amerika Serikat dan Jepang akan memilih lima mobil terbaik di IMX 2018. Penilaian tersebut tidak dibatasi berdasar konsep atau tema modifikasi.

“Kita tidak membatasi berdasar genre maupun temanya. Tetapi mobil-mobil tersebut tentu haruslah kuat dan menarik secara konsep (modifikasi),” terang Andre.

Industri lokal
Satu hal lagi yang menarik dari IMX 2018, menurut Andre adalah kontribusinya adalam membangkitkan perekonomian nasional. Hajatan ini membawa platform baru pameran modifikasi di Indonesia dengan menggandeng seluruh pemangku kepentingan industri tersebut.

“Kami mengajak agen pemegang merek (APM) mobil, perusahaan aftermarket, modifikator, komunitas mobil, hingga berbagai organisasi maupun perusahaan perangkat pendukung,” ucapnya.

Lebih dari itu, di gelaran ini 70% komponen yang disajikan merupakan komponen lokal. Mereka merupakan bagian dari produk yang dihasilkan oleh 40 merek industri aftermarket dalam negeri.

Sajian industri lokal ini dimaksudkan untuk membangkitkan semangat dan kreatifitas industri lokal. Terlebih kualitas produk buatan lokal juga terbukti tidak kalah dengan produk impor.

“”Untuk part-part Plug n Play mobil seperti bodykit, sudah bisa kita buat dan kualitasnya juga diakui di internasional maupun nasional. Begitu pun dengan hasil kreasi para modifikator kita, builder kita. Karya mereka banyak diakui di luar negeri. Oleh karena itulah IMX 2018 ini kita harapkan menjadi barometer modifikasi bukan hanya nasional, tetapi juga dunia,” papar Andre.

Ilustrasi, mobil modifikasi – dok.Istimewa

Di dalam negeri hajatan ini telah mendapatkan respon dari pecinta modifikasi di Tanah Air. Itu terlihat dari peserta yang juga banyak berasal dari luar Jawa seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Sedangkan dari ;uar negeri, modifikator asal Jepang, Amerika, maupun Eropa menyatakan diri untuk datang dan melihat gelaran tersebut.

Sementara, di kalangan APM, ada dua yang telah memastikan diri berpartisipasi yakni Suzuki dan Datsun. Mereka akan menampilkan mobil modifikasi terbaik mereka.

Adapun dari kalangan industri aftermarket terdapat Pioneer, Alpine, Gear Head Monkey, Art Custom Work (Airpride, Airlift), Multipro Tools, dan A-Max (Carbon Ceramic Brakes). Selain itu ada Revolt Air Suspension, Tull Jye Men, Wald International, Vertue Concept, Bitel Black Car Cover, Yoong Motor, Autovision, Laris Chandra (Turtle Wax, STP), Speed Z, Raptor Indonesia, JVS&JBS, Rywire, Autodistro x Stage Two, Autospot, serta APN Leather.

Peserta lainnya adalah Tomy Airbrush, spesialis stiker Teckwrap, booth Osaka Auto Messe, dan Jakarta Sneakers Day. Bahkan Indonesia Die Cast Expo juga akan memeriahkan hajatan yang membanderol tiket masuk Rp 50.000 itu. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This