Tantangan Modif Diecast Honda Civic Type R

Tantangan Modif Diecast Honda Civic Type R
Ilustrasi diecast - dok.karorinusantara.com

Jakarta, Motoris – Indonesia Diecast Expo (IDE) akan digelar 3-4 November mendatang, dengan salah satu kegiatan yang disuguhkan adalah kompetisi modifikasi custom replika Honda Civic Type R. Lomba ini digelar untuk memberikan wahana bagi penggemar diecast di Tanah Air untuk mengekspresikan kreatifitas mereka.

Ketua Penyelenggara IDE, Arya Lembana, menyebut keberadaan komunitas penggemar diecast kini tak hanya terbatas di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, atau Medan saja, tetapi sudah menyebar di seluruh Indonesia. Mereka tak sekadar hanya memajang  atau memburunya hingga berbagai kota atau bahkan ke luar negeri, tetapi juga mengutak-atiknya.

“Nah, dengan IDE 2018 ini kita memberikan wadah bagaimana semua kegiatan yang sering dilakukan oleh para penggemar atau anggota diecast Indonesia itu bisa dilakukan dalam satu kesempatan. Mereka tidak hanya mendapatkan suguhan diecast-diecast baru, tetapi juga bagaimana berkreasi menciptakan dicast yang unik dan menarik melalui upaya kreatif modifikasi. Sehingga, nilai diecast juga semakin tinggi,” papar Arya saat ditemui Motoris, di Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Pada IDE 2018 yang bakal digelar di ICE BSD City, Tangerang, itu penyelenggara meminta peserta untuk memodifikasi diecast Honda Civic Type R karena panitia berkolaborasi dengan ajang Indonesia Modification Expo (IMX) 2018. Hajatan pameran modifikasi itu bakal dilansungkan 17-18 November mendatang.

Baca juga: Persiapan Hampir Final, IMX 2018 Siap Berkibar

Honda Civic Type R – dok.Autocar

“Satu pemenang dari kompetisi modifikasi custom diecast (Honda Civic Type R) ini akan ditampilkan di ajang IMX 2018 bersama dengan peluncuran dari mobil versi (mobil) nyatanya yang juga dimodifikasi secara custom. Jadi, nanti ada Honda Civic Type R modifikasi custom 1:1, dengan kata lain dari replika ke real,” kata Arya.

Ketua Penyelenggara IMX, Andre Mulyadi, di tempat yang sama mengatakan, penilaian dilakukan oleh juri dari IMX dan IDE. Menurutnya, modifikasi ini memang sengaja dibatasi pada eksterior saja karena keterbatasan waktu.  Maklum penyelenggaraan IDE dengan IMX juga relatif berdekatan, hanya dua minggu.

“Ini untuk mengupayakan agar versi real dari mobil itu (Honda Civic Type R) bisa sama dengan versi diecast-nya. Interiornya tidak kita ganti, tetapi decal sama add on (penambahan body kit) kita samakan dengan versi diecast, ini semata-mata untuk mengejar waktu. Pelek juga tidak kita ganti,” paparnya.

Selain itu modifikasinya tidak bersifat ekstrem. Para peserta hanya diminta untuk menambahkan beberapa komponen dan eksplorasi di aspek pewarnaan dan grafis.

Baca juga: Kurasi 50 Karya Modifikator Indonesia di IMX 2018

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, buat grafis otomotif terkini lainnya. “Larangan Impor Supercar Berlaku Bulan Ini.”

Industri marak
Andre yang juga founder National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) itu mengatakan, kehadiran juara kompetisi modifikasi diecast di gelaran IMX 2018 merupakan wujud dari pertalian antara dua hobi berbasis otomotif. Menurutnya, penggemar diecast memiliki minat yang sama dengan pecinta modifikasi.

“Karena itulah, IMX itu merangkul semua pemangku kepentingan dari hulu hingga hilir. Mulai dari Agen Pemegang Merek Mobil (APM), industri aftermarket, modifikator, sampai penggemar replika mobil atau diecast. Apalagi, diecast ini secara industri maupun peminatnya perkembangannya begitu besar,” ungkapnya.

Pernyataan Andre diamini Arya. Bahkan, lanjutnya, fanatisme penggemar diecast tak jauh bereda dengan maniak mobil-mobil tertentu. Tak sedikit dari mereka yang rela merogoh kocek hingga ratusan jura rupiah atau senilai dengan harga sebuah mobil hanya untuk mendapatkan diecast yang diimpikan.

Fakta itulah yang membuat industri diecast juga semakin berkembang. Hal itu terlihat bukan hanya dari menjamurnya komunitas dengan pertambahan anggota yang terus terjadi, tetapi juga transaksi yang dibukukan.

“Memang, tidak ada data resmi. Tetapi, kalau kita lihat faktanya, baik di pasar primer (di toko atau gerai) dan di pasar sekunder (transaksi di antara para penggemar dan pemburu diecast) nilainya bisa bikin kita terkaget-kaget,” imbuh Arya. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This