Pertama di Dunia, Xenia Bermesin V8 di IMX 2018

Pertama di Dunia, Xenia Bermesin V8 di IMX 2018
Daihatsu Xenia 1.3 Tipe X yang mengusung mesin V8 milik Toyota di IMX 2018 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Seorang modifikator lokal Indonesia Om Mobil unjuk keunggulan di ajang Indonesia Modification Expo (IMX) 2018 dengan menyuguhkan hasil kreasinya berupa Daihatsu Xenia 1.3 tipe X yang berganti mesin V8 berkubikasi 4,0 liter. Ini merupakan yang pertama kali di dunia, Daihatsu Xenia mengusung mesin V8 Toyota 1UZ-FE.

“Ini baru tahap awal, karena nantinya akan ada penyempurnaan-penyempurnaan lagi di berbagai sektor untuk mengimbangi kehadiran mesin itu,” tutur pemilik Motomobi – modifikator Xenia tersebut – kepada Motoris, di arena IMX 2018, Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (17/11/2018).

Dia menyebut belum menyentuh bagian kaki-kaki. Artinya di bagian ini masih standar bawaan pabrikan, meski velgnya telah digeser dengan velg besutan Enkai.

“Kita mengejar tenggat untuk ikut IMX 2018 ini, jadi belum sempat menyentuh bagian kaki-kaki. Nah, makanya nanti kita akan sempurnaan. Termasuk di sektor-sektor lainnya, itu next project bagi kami,” ungkap Om Mobi.

Baca juga: Super Proper, Sprinter Trueno ini Ditawar Rp 1,7 M di IMX 2018

Mesin V8 yang dijejalkan ke Xenia 1.3 Tipe X – dok.Motoris

Menurutnya, mesin 1UZ-FE ini dipadukan dengan transmisi otomatis asli milik Toyota, karena tidak mungkin menggunakan transmisi manual. Terlebih, di balik kap sudah tidak ada ruang untuk instalasi perangkat master kopling di panel firewall. Untuk distribusi tenaga ke roda belakang, digunakan gardan Mitsubishi L200 dengan rumah as roda milik Toyota Townace.

Mengingat tenaga yang dihasilkan mesin V8 ini di atas 200 hp dalam kondisi standar, maka sistem pengereman pun dimodifikasi. Untuk bagian depan, cakram rem menggunakan Honda HR-V yang dipadu dengan kaliper milik Kia Travello.

Sedangkan untuk roda belakang, cakram rem menggunakan tipe custom dan dikombinasikan dengan kaliper rem depan asli milik Xenia. Suspensi depan masih standar, namun untuk belakang telah menggunakan coilover dan dilengkapi pillowball.

Penyesuaian
Sementara itu, Marketing & CR Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation, Hendrayadi Lastiyoso mengaku salut dengan upaya yang dilakukan Motomobi untuk berkreasi dengan menggunakan Daihatsu Xenia. Karena hal itu membuktikan bahwa mobil low MPV itu ternyata juga bisa dimodifikasi.

Hanya saja, dia mengingatkan agar penggunaan mesin 4,0 liter dengan tenaga sebesar 245 hp itu juga diimbangi dengan beberapa penyesuaian di sektor lain. “Terutama, agar benar-benar safety, harus ada penyesuaian di bagian pengereman. Itu hal yang sangat penting dan utama,” tuturnya saat dihubungi Motoris, Sabtu (17/11/2018).

Baca juga: Kolaborasi Datsun dan Pembuat Sneakers di IMX 2018

Velg berganti dengan besutan Enkai – dok.Motoris

Sektor lain yang juga harus disesuaikan, menurut Hendrayadi, adalah bagian sektor kaki-kaki. Maklum mesin berkapasitas 4,0 liter, tentu bobotnya juga hampir tiga kali lipat mesin asli Xenia yang 1,3 liter, maka beban yang disangga kaki-kaki juga semakin berat.

“Nah, ini juga demi keamanan dan kenyaman. Kaki-kaki juga wajib disesuaikan. Apalagi, kalau mobil tersebut benar-benar digunakan di jalan raya, artinya bukan untuk kebutuhan show atau expo saja,” imbuh pria yang akrab disapa dengan Hendra itu.

Saran serupa juga diungkapkan ahli dari Bandar Pelumas Motor, Tangerang, Fahreza Pahlepi. “Ini wajib ada penyesuaian. Kaki-kaki, dan rem. Itu yang wajib,” ucapnya saat dihubungi. (Adp/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This