Keren, Toyota C-HR dan Yaris Cs Gazoo Racing TTI

Keren, Toyota C-HR dan Yaris Cs Gazoo Racing TTI
Toyota C-HR Gazoo Racing tunggangan pembalap TTI saat dipamerkan di GIIAS 2019 - dok.Motoris

Tangerang, Motoris – PT Toyota Astra Motor (TAM) menghadirkan Toyota C-HR dan Toyota Yarus dalam balutan ala Gazoo Racing yang menjadi tunggangan pembalap Toyota Team Indonesia (TTI) ke hajatan GIAS 2019 yang berlangsung 18-28 Juli kemarin. Selain menjadi bukti bahwa mobil-mobil Toyota dengan mudah “disulap” jadi mobil balap, juga menjadi inspirasi bagi mereka yang ingin melakukan modifikasi.

“Jadi, kami ingin men-delivery message (pesan) kepada masyarakat bahwa apapun mobil Toyota, dengan mudah bisa menjadi mobil untuk balap. Sebab, baik secara platform maupun gaya rancang bangun mobil-mobil tersebut mudah untuk diubah tetapi tetap aman dan nyaman,” papar Eksekutif General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto, saat ditemui di booth Toyota GIIAS 2019, ICE Serpong, Tangerang, Sabtu (27/7/2019).

Tampilan belakang Toyota C-HR Gazoo Racing pembalap TTI – dok.Motoris

Terlebih, lanjut Soerjo, di tingkat global Toyota juga memiliki model-model khusus yang dikembangkan Toyota Gazoo Racing WRT, yakni pabrikan penyuplai mobil yang akan digunakan Tim Toyota untuk berlaga di World Rally Championship. Pabrikan tersebut berada di Finlandia.

“Sedangkan di Indonesia, kita mempunyai tim balap TTI,” kata dia.

Selain menjadi bukti seperti itu, kehadiran mobil-mobil Toyota berbalut dandanan Gazoo Racing tersebut juga bisa menjadi inspirasi bagi mereka yang ingin melakukan modifikasi. Dengan mengadopsi part-part maupun gaya tampilannya saja.

Ubahan
Sentuhan mobil balap TTI di sejumlah mobil itu terlihat dari livery di bagian bodi mobil-mobil tersebut yang didominasi kelir putih plus tribal merah dan hitam. Toyota C-HR, lebih pendek dibanding versi aslinya.

Perangkat suspensi sebelumnya – yakni MacPherson Strut – digusur dan diganti dengan coilover aftermarket. Sedangkan pelek bawaan pabrik diganti dengan pelek Weds Sport dengan ukuran lebih besar yakni 18 inci.

Pelek tersebut dibalut ban semi slick GT Radial Champiro SX2 berukuran 245/40 R18. Tampilan yang nyaris senada juga terlihat pada All New Yaris. Hatchback bermesin 1.5 liter 2NR-FE Dual VVT-i empat silinder DOHC itu berubah tampilan menjadi mobil balap Gazoo Racing dengan kelir sebagian besar putih berseling tribal merah dan hitam.

Toyota Yaris Gazoo Racing tunggangan pembalap TTI – dok.Motoris

Kaki-kaki misalnya menggunakan pelek forged berukuran15 inci. Pelek ini dibalut ban semi slick berukuran 195/30 R15. Ubahan itu selaras dengan penggunaan suspensi coilover aftermarket.

Tampilan ala mobil balap TTI juga diterapkan pada New Agya. Maklum, New Agya selama ini telah menjadi bintang di Kejuaraan Nasional Auto Gymkhana. Di tangan para pembalap TTI, mobil bermesin 1.2 liter ini telah beberapa kali mengantar pembalapnya ke podium.

Toyota All New Yaris dalam balutan ala Gazoo Racing yang menjadi tunggangan pembalap TTI saat dipajang di GIIAS 2019 – dok.Motoris

New Agya tercatat menjadi tunggangan pembalap Andrianza Yunial, Anjasara Wahyu dan dua pembalap lainnya yaitu Herdiko Setya Putra dan Sabrina Sameh. Sedangkan Toyota Yarus ditunggangi Haridarma Manoppo dan Demas Agil di kejuaraan balap touring ISSOM.

Lantas, akankah versi Gazoo Racing milik TTI itu diproduksi massal dan dipasarkan oleh TAM? Soerjopranoto menyebut semua tergantung pasar atau permintaan.

Toyota Agya racing tunggangan pembalap TTI saat disuguhkan ke pengunjung GIIAS 2019 – dok.Motoris

“Kalau bicara kemungkinan ya mungkin saja. Apakah itu (dilabeli) edisi TTI, edisi Gazoo Racing atau apapun. Tetapi, tentu semua itu kembali lagi ke permintaan konsumen. Kalau ternyata (permintaan) banyak ya kenapa tidak,” tandas dia. (Ara)

 

 

CATEGORIES
TAGS
Share This