Honda CB 100 Boardtracker yang Mengagumkan

Honda CB 100 Boardtracker yang Mengagumkan

Jakarta, Motoris – Seri kedua Suryanation Motorland 2018 yang berlangsung di Medan, Sumatera Utara, 28 April lalu Honda CB 100 garapan Afto Motor berhasil menjadi jawaran untuk kategori best of the best region. Motor lawas lansiran 1980-an yang berbalut jubah boardtracker itu berhasil memikat hati juri utama Bimo Hendrawan, Indra Pranajaya, dan Lulut Wahyudi.

Seperti dilansir dari siaran pers Suryanation Motorland, Rabu (2/5/2018), motor custom milik Saibun Panjaitan asal Meda ini berhasil menyisihkan 137 kontestan lain yang mengikuti kontes tahunan tersebut.

Maklum, tampilannya memang menarik. Dengan sentuhan yang detil, membuat siapa saja yang melihatnya tergelitik untuk melihatnya bagian demi bagian. Semua sektor – kecuali mesin – sudah tidak original, bahkan frame bawaan pabrik pun tidak lagi digunakan.

Tampilan tangki BBM yang menggantung di main frame terlihat ciamik – dok.Suryanation

Keunikan Honda CB boardtracker ini terletak pada desainnya yang ramping dan minimalis. Rangka dibuat menggunakan sasis rigid tanpa suspensi belakang. Selain itu posisi tangki bahan bakar juga diletakan di bawah mainframe atau rangka utama.

Baca juga: Simak Daftar Diecast Termahal di Dunia

Bagian itu semakin menatik karena dilapis krom yang berpadu dengan laburan cat merah dari tangki. Tampilannya selaras dengan bagian buntut yang menopang jok single seater.

Untuk kaki-kaki, Saibun menggunakan shock depan model springer. Alhasil, aura klasik pun mencuat kuat. Sementara itu, agar tampilan lebih berisi bagian belakang dilengkapi dengan sistem pengereman yang menggunakan piringan cakram.

Hanya bagian mesin saja yang masih orisinal – dok.Suryanation

Meski terlihat klasik dan old fashion, namun aliran ini cukup digandrungi. Bahkan beberapa builder profesional banyak yang menerapkan konsep ini pada motor yang memiliki kapasitas mesin lebih besar, layaknya Harley-Davidson atau sejenisnya.

Genre boardtracker merupakan yang muncul pada 1910 yakni dari sebuah lintasan balap velodrome. Awalnya konsep ini memang diterapkan pada balap sepeda. Namun seiring dengan berjalannya waktu, konsep tersebut bertransformasi menggunakan mesin motor yang disebut boardtracker. (Sql)

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, buat grafis otomotif terkini lainnya-Royal Enfield Himalayan Bikin Pengunjung IIMS Penasaran.

CATEGORIES
TAGS
Share This