Mobil Front Wheel Drive Buat Drift, Bisa Kok!

Mobil Front Wheel Drive Buat Drift, Bisa Kok!

Jakarta, Motoris – Selama beberapa tahun terakhir, drift sebagai salah satu cabang olahraga motorsport, semakin banyak digemari di Tanah Air. Tak pelak, drifter nasional yang bertalenta tinggi pun lahir dari olah raga otomotif ini.

Maklum, event drift juga marak digelar di kota-kota besar di Indonesia. Itu tak lain bertujuan memberi ajang pembuktian bagi para drifter dalam menunjukkan kualitas diri mereka.

Bahkan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drifting 2018 kini mulai digelar. Untuk putaran pertama diadakan pada tanggal 5-6 Mei di Skuadron 21, Lapangan Terbang Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Ada lima kelas yang dilombakan, yakni 3 kelas utama (Pro, Rookie, Driftstar) dan 2 kelas tambahan (Retro/Pickup dan Front Wheel Drive).

Baca juga: Datsun P510 di Kemayoran, Leganda yang Bikin Penasaran

Penyelenggara Kejuaraan Nasional Drifting 2018 berfoto bersama usai konferesi pers, Rabu, 2 mei 2018- dok.Motoris

Terobosan yang dilakukan untuk event kali ini ialah adanya kelas untuk mobil berpenggerak roda depan atau Front Wheel Drive (FWD). Mungkin hal ini akan menimbulkan sedikit pertanyaan, karena lazimnya mobil yang digunakan untuk drifting adalah berpenggerak roda belakang atau Rear Wheel Drive (RWD).

Lalu, bagaimana jika mobil FWD ikut dalam event drifting? Pertanyaan tersebut dengan mudah dijawab oleh M. Yoki Arafat, selaku Ketua Promotor Nasional dari PT. Eka Surya Alam yang bertindak sebagai penggagas hajatan itu. “Pada dasarnya mobil FWD untuk drifting itu tak berbeda dengan mobil yang digunakan untuk event slalom,” ujarnya.

Mobil FWD yang digunakan untuk tidak memerlukan terlalu banyak modifikasi. Cukup modifikasi yang biasa dilakukan, seperti melakukan porting & polishing pada kepala silinder, serta menaikkan kompresi mesin. Namun yang terpenting dilakukan ialah penggantian sistem pengoperasian rem tangan atau handbrake. Jika masih menggunakan kabel, maka harus diganti dengan sistem hidrolik.

Ilustrasi- dok.car-logos.net

Selain rem tangan, ada beberapa komponen lagi yang memang harus dioptimalkan. Seperti suspensi yang lebih kaku, agar saat menikung dan sliding, bodi mobil tidak limbung dan tetap stabil. Ban pun harus menggunakan tipe performa tinggi, supaya tak cepat aus saat kondisi ekstrim.

“Ada hal penting lain yang patut dilakukan oleh drifter dengan mobil FWD ini, yakni penguasaan skill mengemudi dan teknik drift yang mendalam. Karena dalam drifting, keindahan saat sliding lebih dinilai ketimbang kecepatan waktu yang ditempuh,” imbuh Yoki, saat ditemui usai konferensi pers Super Drift 2018, Rabu (2/5/2018). (Adp)

 

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, buat grafis otomotif terkini lainnya-Vespa GTS 300 Edisi Spesial dengan Napas Balap Sei Giorni.

 

CATEGORIES
TAGS
Share This