Mary Barra, Bos GM dengan Pendapatan Rp 332 Miliar

Mary Barra, Bos GM dengan Pendapatan Rp 332 Miliar
Mary Barra, CEO General Motors - dok.Money Inc

Detroit, Motoris – Tahun 2019 lalu, Chief Executive Officer (CEO) General Motors (GM) Mary Teresa Barra memperoleh pendapatan – gaji, renumerasi, dan lainnya – senilai US$ 21,6 juta atau sekitar Rp 332 miliar ( kurs US$ 1 = Rp 15.385). Meski, disebut kempis 1,1% dibanding pendapatan tahun 2018, namun pendapatan tahun 2019 itu tetap fantastis.

Betapa tidak, seperti dilansir Reuters, Selasa (28/4/2020), nilai pendapatan itu 203 kali lipat pendapatan yang diterima karyawan golongan menengah di pabrikan mobil terbesar di Amerika Serikat itu. Berdasar pernyataan proxy – atau pernyataan yang diminta untuk para pemegang saham – itu diketahui, kempisnya pendapatan wanita kelahiran 24 Desember 1961 itu bukan karena gaji yang menciut.

Melainkan penghargaan kinerja saja yang menyusut 38,7% dibanding penghargaan kinerja pada tahun 2018. Untuk tahun 2017, Mary mendapatkan penghargaan kinerja senilai US$ 12,14 juta atau sekitar Rp 186,7 miliar.

Mary Barra saat diwawancarai media – dok.Istimewa via Business Insider

Ibu dua anak yang didapuk sebagai CEO GM pada 10 Desember 2013 itu, sebelumnya menjabat Executive Vice President Pengembangan Produk Global, Pembelian, dan Rantai Pasokan GM.

“Berdarah” GM tulen
Mary Barra merupakan karyawan yang “berdarah tulen GM”. Dia memulai karir di pabrikan yang berdiri pada tahun 1908 itu, selepas Sekolah Menengah Atas di usia 18 tahun. Kala itu – tahun 1980- dia diterima sebagai mahasiswa ikatan dinas GM untuk belajar di General Motors Institute (sekarang Kettering University) jurusan teknik listrik.

Setelah lulus dia langsung menjadi karyawan. Karirnya terus menanjak . Singkat cerita di tahun 2008 dia telah dipercaya sebagai Vice President Manufaktur Global GM. Dan hanya dalam hitungan bulan, dia sudah dipromosikan sebagai Vice President Global Human Resources.

Sejak Agustus 2013, GM memperluas tanggung jawabnya dengan menambahkan bidang Pembelian Global dan Rantai Pasokan ke ruang lingkup tugasnya. Dan ternyata berhasil.

Mary Barra – dok.Istimewa via Pure Net Worth

Terbukti, pabrikan yang berkantor pusat di Detroit, Michigan, Amerika Serikat itu mendapuknya sebagai Chief Executive pada Januari 2014. Dengan jabatan itu, Mary menjadi wanita pertama sebagai Chief Executive produsen mobil di dunia.

Namanya menjadi perhatian dunia internasional ketika pada November 2018 menutup lima pabrik GM yang berada di wilayah Amerika Utara dan merumahkan 14.000 pekerja. Akibat keputusan itu, dia bersitegang dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Berbagai penghargaan dan gelar disandangkan kepadanya. Pada tahun 2013 misalnya, dia masuk urutan ke-15 dalam daftar Forbes Most Powerful Woman. Gelar yang sama diberikan oleh Fortune pada tahun 2017. Sebelumnya, di tahun 2014 dia masuk dalam sampul Majalah Time, 100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia.

Mary Barra bersama suaminya Tony Bara dan putrinya Rachel – dok.Dailymail via Hollywoodmask.com

Laman Celebritynetworth yang mengutip data Forbes, beberapa waktu lalu menyebut nilai kekayaan bersih Mary di tahun 2019 lalu tercatat senilai US$ 60 juta atau sekitar Rp 923,1 miliar. (Ara/Berbagai sumber)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This