Gagal Jantung, Mantan Bos Shimano Inc Tutup Usia di 85 Tahun

Gagal Jantung, Mantan Bos Shimano Inc Tutup Usia di 85 Tahun
Yoshizo Shimano - dok.Youtube

Osaka, Motoris – Mantan Presiden ketiga raksasa industri sepeda kondang dunia – Shimano Inc – Yoshizo Shimano, meninggal dunia di usia 85 tahun pada 3 Juli lalu. Putera ketiga pendiri Shimano – Shozaburo Shimano – itu sebelumnya diketahui mengidap penyakit gagal jantung kronis.

“Dengan kesedihan mendalam kami mengumumkan Ketua Emeritus (jabatan kehormatan tertinggi yang diberikan kepada seorang yang dituakan atas dasar kepakaran atau lainnya) kami dan mantan chairman kami, Yoshizo Shimano telah berpulang karena gagal jantung kronis dusiai 85 pada 3 Juli 2020,” demikian bunyi keterangan resmi pabrikan yang dilansir Nikkei Asian Review dan laman Bicycling, Selasa (7/7/2020).

Yoshizo lahir pada 27 November 1934 sebagai putra ketiga dari pendiri perusahaan Shozaburo Shimano. Pada tahun 1965, dia didapuk perusahaan sebagai Presiden Shimano Amerika dengan tugas mengembangkan bisnis di Amerika Serikat dan wilayah lain di sekitarnya.

Seperti dilaporkan laman Cycling Industries, berkat sentuhan tangan dingin, dedikasi, serta kepiawaian Yoshizo, Shimano dikenal para penggemar sepeda di negeri adidaya itu. Lebih dari itu, pasarnya pun meluas ke wilayah Amerika Utara lainnya seperti Kanada, dan Meksiko.

Yoshizo Shimano di saat usia renta masih setia menjalani hobinya bersepeda – dok.Nikkei Asian Review

Setelah tinggal di Negeri Paman Sam selama 27 tahun, Yoshizo pulang kampung ke Jepang. Dia dipercaya sebagai Presiden pabrikan yang berkantor pusat di Sakai, Prefektur Isaka, Jepang itu pada tahun 1995.

Enam tahun kemudian atau tepatnya tahun 2001 dia pensiun dan digantikan Yozo Shimano. Namun, meski telah pensiun tak berarti, Yoshizo sepi dari kegiatan bisnis dan sosial. Sebaliknya, aktifitasnya justeru seabrek.

Terlebih,  dia terpilih sebagai Presiden Asosiasi Sepeda Jepang  – dan kemudian berubah menjadi Asosiasi Sepeda Dunia – dari tahun 2001 hingga 2011, atau 10 tahun lamanya. Bahkan, setelahnya, atau tahun 2011, dia masih dipercaya sebagai ketua kehormatan organisasi itu.

Berbagai kegiatan di luar Jepang yang terkait dengan berbagi pengetahuan tentang sepeda dia lakoni. Dia juga menjadi narasumber yang ditunggu-tunggu ketika ada perhelatan yang terkait dengan kereta angin tersebut. Mulai dari balapan sepeda, ulasan tentang teknologi sepeda, kuliah umum, hingga pembahasan tentang kondisi pasar dan industri kendaraan nan ramah lingkungan itu.

Yoshizo Shimano (tengah) dalam sebuah acara – dok.Wilier Blog

Lantaran kepribadiannya yang menarik,pembawaannya yang humble dan tak pelit ilmu, Yoshizo banyak memiliki teman. Tak sedikit industraliasi sepeda maupun kendaraan bermotor yang merasa kehilangan “teman” sekaligus guru itu.

Shimano Inc dalam pernyataannya menyebut, kontribusi Yoshizo dalam bisnis Shimano tidak dapat diukur, dan manfaatnya akan terus dirasakan selamanya. “Atas nama tim manajemen dan karyawan, kami menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga,” imbuh pernyataan tersebut. (Fan/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This