Sopir Truk di Cina Ini Rela Bertaruh Nyawa Demi Cegah Bencana Mengerikan

Sopir Truk di Cina Ini Rela Bertaruh Nyawa Demi Cegah Bencana Mengerikan
Sun Gang saat menerima hadiah truk Jiefang dari General Manager FAW Jiefang Truck Co.Ltd, Zhu Qixin - dok.Xinhua

Changchun, Motoris – Seorang sopir truk di Xinmin, Liaoning, Cina, bernama Sun Gang, ini benar-benar nekat. Betapa tidak, saat truknya terbakar – karena kesalahan mekanik bengkel – dia langsung mengemudikannya menjauh dari tempat pemukiman penduduk agar tak terjadi bencana mengerikan akibat dahsyatnya ledakan.

Seperti dilaporkan kantor berita Xinhua dan ECNS, Senin (3/8/2020) peristiwa itu terjadi pada 14 Juli lalu. Saat itu, Sun yang baru saja mengangkut semangka dari ladang ke pasar, membawa truknya ke bengkel untuk diperbaiki di kota Xinmin.

Di kota yang berjarak sekitar 60 kilometer dari Shenyang, ibukota provinsi Liaoning di Cina timur laut itu, dia mengisi bahan bakar kendaraanya sebelum mampir ke sebuah bengkel. Singkat cerita, pengerjaan perbaikan bagian bawah bak truk pun dilakukan, dan tukang las bemgkel tersebut mulai mengelas bagian yang diinginkan.

Tak diduga, percikan api dari peralatan las tersebut mengenai jerami yang masih terserak di bak truk. Jerami itu sebelumnya digunakan sebagai alas semangka yang diangkut Sun.

Hanya dalam hitungan detik, api menyebar dan membesar sehingga bagian bak truk terbakar. Jelas, kondisi itu membahayakan, Terlihat jilatan api kian liar.

Aksi Sun Gang yang menyngkirkan truknya yang terbakar dari wilayah pemukiman padat penduuk demi mencegah bahaya direkam saksi mata dan viral di media sosial – dok.YouTube

Sub yang melihat gelagat buruk itu langsung melompat ke kabin truk. Tanpa berpikir pajang dia langsung menhidupkan mesin dan mengemudikan truknya menjauh dari bengkel. Di benaknya hanya terlihat jangan sampai truk itu terbakar habis dan meledak hingga mencelakai semua orang yang bermukim di sekitar bengkel itu.

Setelah berada di tempat sepi, Sun langsung menghentikan truk miliknya ini. Dia bergegas keluar kabin truk dan berlari menjauh. Dengan perasaan sedih bercampur khawatir dia melihat truknya terbakar habis dan meledak.

Pria muda itupun ikhlas kehilangan truknya demi menghindarkan bencana mengerikan bagi warga sekitar. “Pada saat itu, situasinya sangat mendesak. Saya tidak punya waktu untuk berpikir. Saya melompat ke dalam truk dan berangkat membawa truk menjauh, dengan api di sekeliling saya. Saya tidak bisa membiarkan orang lain menanggung akibat dari kejadian itu,” kata Sun dengan nada sedih.

Padahal, truk tersebut dibelinya dengan cara mencicil dengan nilai 500.000 yuan atau sekitar Rp 1,04 miliar (dengan kurs 1 yuan = Rp 2,091,46). Kendaraan tersebut juga satu-satunya modal untuk mencari nafkah. Kreditnya pun masih jauh dari lunas.

Namun, ternyata di antara orang-orang yang menykasikan aksi itu merekam kenekatan Sub. Salah satu di antara mereka bahkan mengunggahnya ke media sosial. Dan hanya dalam beberapa jam tayangan video ini viral, bahkan berhari – hari. Sehingga memantik perhatian orang.

Truk milik Sun Gang luluh lantak setelah terbakar – dok.Trucker World

Termasuk dilihat petinggi produsen truk terbesar di Cina, First Automotive Works (FAW) Group Co, Ltd. Apalagi, truk milik Sun adalah truk buatan pabrikan tersebut.

Karena dianggap telah berani mempertaruhkan jiwanya demi keselamatan orang banyak, pabrikan itu memberinya hadiah truk Jiefang. Sama dengan truk Sun yang luluh lantak terbakar.

General Manager FAW Jiefang Truck Co.Ltd, Zhu Qixin, mengatakan truk baru itu diberikan kepada Sun Gang sebagai kompensasi karena pria itu telah rela kehilangan kendaraannya demi menyelamatkan jia orang lain. Dia rela berkorban demi masyarakat banyak.

“Penghargaan itu juga diberikan untuk mempromosikan kebaikan di masyarakat. Sehingga nantinya akan lebih banyak lagi orang berbuat seperti itu, membuat pilihan yang tepat di saat kondisi krisis,” ujar dia.

Sun yang menerima itu mengaku tak menyangka bakal menerima hadiah truk. Bahkan, ketika diberitahu akan menerimanya, dia tak percaya.

Ilustrasi, truk FAW yang dijual di Indonesia – dok.Motoris

Pada 25 Juli, Sun menerima telepon dari FAW Jiefang yang memberitahukan kepadanya tentang hadiah itu. “Aku tidak bisa mempercayainya. Kupikir itu mungkin lelucon,” ucap dia.

Dia gembira sekaligus terharu, ketika hadiah tersebut benar-benar diserahkan padanya. Matanya berkaca-kaca dan air jernih menetes dari dua pelupuk matanya. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS