Kontroversi Kim Jong Un, Nyetir Lexus 570 di Tengah Embargo Impor Mobil

Kontroversi Kim Jong Un, Nyetir Lexus 570 di Tengah Embargo Impor Mobil
Kim Jong Un yang meninjau wilayah Korea Utara yang diterjang banjir dengan mengemudikan sendiri Lexus LX 570 - dok.KCNA via UPI.com

Hwanghae, Motoris – Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, memang tak pernah sepi dari berita-berita tentang perilaku kontroversinya dalam kebijakan politik dalam negeri maupun luar negeri, bahkan dalam keseharian kala menjalankan tugas. Kabar paling anyar adalah, saat meninjau wilayah banjir dia menunggang mobil mewah, Lexus LX 570.

Seperti yang dilaporkan UPI, Yonhapnews, dan The New York Post yang mengutip laporan Korea Central News Agency, Jumat (7/8/2020), Kim meninjau wilayah dan rakyat di Desa Unpha, Provinsi Hwanghae Utara. “Kim Jong Un muncul dengan crossover mewah saat mengunjungi sebuah desa yang rusak akibat banjir yang meluas. Itu terlihat dalam gambar yang disiarkan secara resmi, Jumat (7/8/2020), oleh media pemerintah,” tulis Yonhap.

Pemimpin Tertinggi Republik Demokratik Rakyat Korea itu terlihat muncul dari pintu depan dan menyapa kerumunan penduduk. Dia terlihat beranjak dari kursi pengemudi Lexus LX 570 tersebut.

Sontak pemandangan itu memunculkan keheranan masyarakat dunia. Pasalnya, selain telah lama absen di hadapan publik pasca merebaknya wabah virus corona, crossover mewah yang dikemudikannya termasuk model keluaran terbaru.

Kim Jong Un – dok.Firstpost

Padahal, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak lama hingga kini masih memberikan sanksi embargo impor barang-barang mewah, termasuk mobil kelas premium bagi negeri itu. Artinya, keran impor oleh negara yang dipimpin oleh pria kelahiran 8 Januari 1983 tersebut ditutup rapat. Meski, sejatinya sanksi PBB itu juga tak mengejutkan bagi rakyat Korea Utara, sebab kebijakan pemerintahnya juga tegas-tegas melarang impor mobil mewah.

Namun nyatanya, itu tak berlaku bagi Kim dan keluarganya. Mereka masih bisa mendapatkan mobil mewah. Jumlahnya pun disebut-sebut dinas intelijen berbagai negara tak cuma satu atau dua unit, tetapi lebih dari itu.

Bahkan, Kim yang memulai karir politiknya sebagai kepala departemen di biro pendidikan politik dan kemudian menjabat Sekretaris Utama Partai Buruh Korea Utara itu diketahui tak cuma memiliki Lexus LX 570. Sumber intelijen memastikan dia juga mengoleksi Mercedes-Benz S-Class, Rolls-Royce Phantom, Ferrari, Land Rover tipe termewah, dan lainnya.

“Malah, saat KTT antar-Korea September 2018 di Pyongyang, Kim terlihat menumpangi Mercedes-Benz S-Class dengan penjagaan ketat para pengawal,” tulis Yonhap.

Maklum, ternyata pria ini juga hobi menyetir mobil. Kim yang didapuk sebagai pemimpin tertinggi negara pada 28 Desember 2011 lalu i, pada tahun 2015 itu, telah menjadi buah bibir masyarakat negeri tetangga dan negara-negara lainnya. Itu terjadi setelah jaringan televisi milik pemerintah menyebutkan dia sudah belajar menyetir mobil ketika usia sangat dini.

Kim Jong Un saat berada di dalam limosin Mercedes-Benz S-Class dengan kawalan ketat saat menghadiri pertemuan antar Korea di Korea Selatan 2018 lalu- dok.Korea Summit Press via Getty Image

Maklum sebagai anak dari pemimpin tertinggi saat itu – Kim Jong Il- dia sejak usia anak-anak mendapatkan kemewahan dalam kehidupan sehari-hari. Kesehariannya kontradiksi dengan rakyatnya. Dia juga disebut-sebut mengenyam pendidikan di negara belahan bumi bagian barat.

Selain hobi menyetir mobil, Kim diketahui juga jago dalam memainkan alat musik dan bermain bola basket saat bersekolah di Bern, Swiss pada tahun 1993 – 1998. Seperti ayahnya (Kim Jong Il) dan sang kakek ( Kim Il Sung),saat ini dia memerintah dengan sistem otoriter.

Business Insider melaporkan, Kim mengawasi seluruh media di negaranya. Dia juga mengendalikan informasi dari luar agar tak diketahui warganya. Pun, sebaliknya, informasi tentang rakyatnya ke dunia luar juga sangat dibatasi.

Seorang bocah laki-laki Korea Utara di ladang jagung – dok.Reuters

Di tengah upayanya mewujudkan mimpi Korea Utara sebagai kekuatan militer dengan persenjataan nuklir canggih, kehidupan sehari-hari rakyat justeru menyedihkan. Sebagian besar dari mereka hidup dalam kemiskinan, ribuan orang dibui sebagai tahanan politik.

Bahkan serangkaian kabar terakhir menyebut kehidupan rakyat semakin suram karena pandemi Covid-19 yang menghantam ekonomi Korea Utara. Padahal, sebelumnya ekonomi negeri ini dilaporkan sudah berada dalam kondisi sulit.(Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This