Peter Rawlinson, Eks Anak Buah Elon Musk yang Berambisi Kalahkan Tesla

Peter Rawlinson bersama sedan listrik Lucid Air – dok.Istimewa via MotorTrend


California, Motoris – Meski namanya terus merangkak naik dan dikenal sebagai produsen pembuat mobil listrik yang kian sohor di dunia, kini tak Tesla Inc juga tak boleh berleha-leha. Sederet nama baru, telah hadir sebagai pabrikan mobil bersumber tenaga setrum yang sewaktu-waktu bisa saja mengentak pasar dunia.

Lucid Motors adalah salah satunya. Produsen mobil yang didirikan oleh tiga sekawan – Sheaupyng Lin, Bernard Tse, dan Sam Weng – di Newark, California, Amerika Serikat, pada 22 Agustus 2007 itu, kini namanya mulai melambung.

Bukan hanya kecanggihan teknologi, gaya desain produk, dan penjualannya saja yang membuatnya kian moncer. Tetapi, satu sosok kondang – dengan keahlian mumpuni – berada di balik “kemudi” perusahaanya. Dialah, Peter Rawlinson.

Ilustrasi, Tesla Model S tahun 2018 – dok.Istimewa via The Car Connection

Ya, Peter yang sebelumnya adalah salah satu eksekutif terbaik Tesla Inc, kini menjabat sebagai Chief Executive Officer Lucid Motors. Insinyur kelahiran South Wales Inggris, itu bergabung dengan Tesla pada tahun 2009.

Saat itu dia langsung didapuk bos Tesla yakni Elon Musk, sebagai Vice President of Vehicle Engineering dan sekaligus Chief Engineer pabrikan. Bahkan pada tahun 2012 dia dipercaya untuk mengepalai perancangan sekaligus pengembangan mobil Tesla Model S.

Jika Elon Musk dan kawan-kawan mempercayainya itu bisa diterima logika. Pasalnnya, Peter memiliki pengalaman dan keahlian dalam hal teknologi dan rancang bangun mobil-mobil dari merek kondang dunia, khususnya dari Inggris.

Peter Rawlinson bersama timnya dalam pengembangan Lucid Air – dok.CNBC.com

Dia tercatat pernah dipercaya sebagai Principal Engineer di Jaguar Cars, kemudian didapuk sebagai Chief Engineer di Lotus Cars. Bahkan, dipercaya menjabat Head of Vehicle Engineering di Corus Automotive.

Lucid Air jadi andalan
Hanya, di tahun berikutnya – atau tahun 2013 – dia memilih undur dari Tesla Inc dan bergabung dengan Lucis Motors. Di perusahaan tersebut dia diminta menduduki jabatan Chief Technology Officer yang ternyata dinilai para pemilik pabrikan itu cukup cemerlang, sehingga tahun 2019 lalu dia diangkat sebagai Chief Executive Officer.

Kini, seperti dilaporkan Forbes, Selasa (9/2/2021) Lucid Air tengah menyiapkan sedan listrik mewah – Lucid Air – yang dirancang oleh langsung oleh Rawlinson. Dalam pengerjaannya, dia dibantu Derek Jenkins.
Meski, tak sedikit yang meragukan ambisi Peter untuk membuat Lucid Air melebihi mobil-mobil besutan Tesla. Dan itu dia akui.

“Memang, tidak ada yang mempercayai saya dengan Lucid Air. Itu sama seperti saat kami mengenalkan (Tesla) Model S. Tapi kami yakni akan membawa Lucid Air ke level yang berbeda (lebih tinggi dari Tesla Model S),” ujar dia.

Peter Rawlinson saat memperkenalkan Lucid Air – dok.NBC News

Kini, Lucid bersama Peter bahkan telah melangkah jauh. Mereka menyajikan versi yang lebih dahsyat lagi, yakni Lucid Air Dream Edition diklaim mampu berjalan hingga 832 kilometer dalam sekali isi baterai hingga penuh. Jangkauan itu – di atas kertas – memang jauh di atas daya jelajah Tesla Model S.

Menariknya, pengisian daya baterai diklaim lebih cepat. Tak hanya itu, akselerasinya pun disebut lebih cepat ketimbang Tesla, yakni dari posisi diam ke kecepatan 100 kilometer per jam hanya dalam tempo 2 detik.

Dengan memulai suguhan baru yakni Lucid Air Dream Edition itu, Peter meyakini kinerja penjualan pabrikan akan terus menanjak. Bahkan, lebih joss ketimbang pabrikan dimana dulu dia berada, Tesla. (Ara/Berbagai sumber)

CATEGORIES
TAGS
Share This