Mesin Tersengal Sampai Mobil Bergetar, Segera Ganti Koil

Mesin Tersengal Sampai Mobil Bergetar, Segera Ganti Koil
asi, proses pemasangan koil baru mobil Honda CR-V tahun 2004 di bengkel Bandar Pelumas, Tangerang - dok.Motoris

Tangerang, Motoris – Banyak pemilik mobil yang tidak memahami apa yang harus mereka lakukan ketika mesin kendaraan mereka tersengal-sengal dan seperti akan mati lalu mogok. Umumnya, mereka mengira kejadian ini dikarenakan aki yang sudah aus atau busi.

Perkiraan semacam ini tak salah, karena gejala-gejala yang muncul seperti memang bisa dikarenakan karena dua benda tersebut. Namun, sebelum melakukan tindakan – seperti membeli aki atau busi baru – ada baiknya juga melihat coil ignition atau bahasa awamnya disebut koil.

“Coba ingat-ingat atau cek di label dari toko aki, kapan aki tersebut dibeli. Kalau, ternyata belum sampai satu setengah atau dua tahun, tentu masalah aki masih jauh. Artinya perkiraan penyebab mesin pincang atau tersengal, itu meleset,” tutur mekanik senior Bandar Pelumas Motor, Cipondoh, Tangerang, Mukhlis, kepada Motoris, Selasa (30/10/2018).

Begitu pun dengan busi. Jika ternyata, benda itu belum berumur lama, sangat kecil kemungkinan bermasalah. Terkecuali terkena air atau kotoran yang sangat pekat. “Oleh karena itulah, penyebab umum mesin pincang dan sering terjadi adalah karena koil yang sudah mati atau sudah lawas,” terang Mukhlis.

Ilustrasi, coil ignition milik Ford Mustang – dok.American Muscle

Hal itu terjadi, lanjut dia, karena fungsi koil sudah tak berjalan dengan baik atau bahkan sudah tidak berfungsi. Maklum, koil adalah bagian dari sistem pengapian di mesin yang bertugas menaikkan tegangan dari aki.

Tegangan arus setrum itulah yang kemudian diteruskan ke busi, agar benda ini menghasilkan percikan bunga api di ruang bakar. Inilah pentingnya fungsi koil. Tanpa koil, busi tak akan bisa memantikan api yang dibutuhakn dalam proses pembakaran di mesin.

“Jadi koil inilah yang memiliki peran vital. Dia yang menjadi urutan pertama dalam proses pengapian di ruang bakal mesin. Sedangkan jumlah koil di mesin mobil bisa lebih dari satu, ada yang dua, tiga, empat atau bahkan lebih. Sehingga, kalau ada satu, dua, atau tiga yang mati, maka mesin susah dihidupkan. Kalau pun kemudian hidup, mobil rasanya seperti digucang, bergetar. Apalagi kalau pas, laju kecepatan mobil rendah, guncangan terasa sekali, karena mesin tersengal,” papar Mukhlis.

Memang, mengecek aki dan busi taka da salahnya ketika mobil masalah seperti itu. Oleh karena itu, ketika mengganti koil sebaiknya juga dibersihkan busi dan dicek sekalian akinya. Sehingga, mobil pun joss kembali. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This