Cegah Penyakit Rem Tromol Akibat Banjir

Cegah Penyakit Rem Tromol Akibat Banjir

Jakarta, Motoris – Salah satu persoalan yang kerap dialami oleh pemilik mobil setelah menerjang banjir adalah rem belakang – yang menggunakan tromol – lengket di keesokan harinya setelah aksi terjang-menerjang itu. Kanvas yang terbuat dari bahan asbes menggelembung karena menyerap air banjir adalah penyebabnya.

Namun, bukan berarti Anda harus mengganti kanvas rem jika membawa mobil yang mau tidak mau harus menerabas genangan air banjir. Sebab, hal itu bisa dicegah dari cara yang cukup mudah dan murah.

“Semua orang pasti bisa melakukannya. Kuncinya hanya tahu dan mau saja melaksanakannya,” tutur Service Advisor Ina Auto Klinik, Cipondoh, Tangerang, Jepriansyah, saat ditemui belum lama ini.

Caranya, kata Jepri, lakukan pengereman saat mobil melaju dengan kecepatan sedang. Injak pedal, tanpa sampai menghentikan mobil hingga dua atau tiga menit, setelah mobil menerjang banjir.

Baca juga: Mesin Tersengal Sampai Mobil Bergetar, Segera Ganti Koil

Ilustrasi, mobil menerobos banjir – dok.Risk Frontiers

“Lakukan cara ini hingga empat atau lima kali. Tujuannya, agar kanvas rem panas, sehingga air yang terserap kanvas (dari bahan asbes) menguap. Dengan begitu, kanvas tidak akan menggelembung ketika mobil diparkir karena kandungan air di kanvas,” terang Jepri,

Tapi cara mencegah rem lengket tak berhenti sampai di sini. Ketika mobil sudah berada di tempat tujuan – rumah, kantor, atau lainnya – jangan direm tangan saat parkir. Anda cukup mengganjal ban-ban mobil dengan paving blok, batu, atau kayu.

Hal itu dimaksudkan untuk mengantisipasi kanvas yang mungkin masih basah menggelembung dan menempel di diding rumah rem. Akibatnya, rem pun macet. “Tetapi jika teryata kondisi rem parah akibat banjir, sebaiknya membawa mobil ke bengkel. Ganti kanvas, adalah kemungkinan dan pilihan terbaik,” imbuh Jepri. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This