AC Mobil Tak Dingin? Kenali Enam Kemungkinan Ini

AC Mobil Tak Dingin? Kenali Enam Kemungkinan Ini
Ilustrasi semburan udara dari AC tak dingin - dok.blog.firestonecompleteautocare.com

Tangerang, Motoris – Keberadaan peranti pendingin ruang alias AC di mobil pada saat ini merupakan slah satu kebutuhan utama pengguna kendaraan roda empat itu. Terlebih di saat macet, panas yang terik dan berdebu, apa jadinya jika mobil tanpa AC.

Lantaran itulah, merawat dan memperhatikan kondisi AC mobil sangat penting. Minimal, dicek tingkat semburan udara dingin dan kebersihan kisi-kisinya secara rutin. Namun, tak jarang AC mobil ternyata tak mampu menyemburkan udara dingin karena hanya menyemburkan angin saja.

“Kejadian seperti ini sering terjadi. Penyebabnya bermacam-macam, bukan karena Freon yang habis atau karena tali kipas yang putus saja,” tutur spesialis AC Berkat Motors, Cipondoh, Tangerang, Achmad Juana saat ditemui Motoris, Sabtu (10/11/2018).

Menurut Juana, sedikitnya ada enam kondisi yang menjadi biang tidak dinginnya udara semburan AC. Pertama, kompresor yang rusak atau aus. Tanda-tanda kerusakan bisa dilihat dari warna sight glass yang telah berubah menjadi hitam.

Ilustrasi – dok.yrevista.dgt.es

Kedua, motor extra fan mati dan harus diganti. Tanda-tandanya, bisa dilihat apakah extra fan berputar atau tidak saat tombol AC diaktifkan.

Ketiga, kelebihan oli kompresor. Akibat pengisian yang berlebih, tekanan Freon berlebih dan berujung kompresor panas. Akibatnya proses kondensasi terhambat dan AC gagal menyemburkan udara dingin.

Keempat, evaporator tersumbat kotoran karena filter AC jarang dibersihkan. Lantaran penuh kotoran itulah, maka udara yang disemburkan blower ke evaporator agar udara dingin terembus juga tak terjadi.

Kelima, kondensor kotor. Sesuai dengan namanya, kondensaor berfungsi untuk melakukan kondensasi atau penggumpulan freon untuk dijadikan udara dingin. Namun tugas kondensor itu taka akan berlangsung jika kotor.

Kisi-kisi AC mobil juga harus sering dibersihkan dari debu-debu yang menempel – dok.Istimewa

“Karena itu, sebaiknya dibersihkan secara rutin. Minimal, tiga bulan sekali. Ini bukan persoalan mobil baru atau lama, tetapi perawatan itu penting dilakukan,” kata Juana.

Keenam, freon yang telah habis. Habisnya freon bisa terjadi karena pipa atau selang saluran freon bocor atau retak. Jika mobil terblang baru, bisa terjadi karena ada kebocoran. Oleh karena itu, Juana menyarankan agar dilakukan pengecekan jika pemilik mobil melakukan servis kendaraannya.

“Jangan lupa, kisi-kisi AC juga harus sering dibersihkan,” saran Juana.(Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This