Lakukan Ini Agar Tak Kejeblos Saat Beli Pelek Bekas

Lakukan Ini Agar Tak Kejeblos Saat Beli Pelek Bekas
Ilustrasi toko pelek bekas - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Ingin mengganti tampilan mobil terutama di bagian kaki-kaki –khususnya pelek – namun dana cekak, bisa diatasi dengan membeli pelek bekas baik dengan membayar harganya secara utuh atau dengan tukar tambah. Namun, ada beberapa hal yang wajib dieperhatikan sebelum berganti dengan pelek bekas agar tak menyesal di kemudian hari.

“Yang utama untuk dilakukan ketika sudah berada di toko dan untuk memilih pelek bekas yang berkualitas adalah sikap proaktif. Bertanya dan meneliti secara rinci pelek yang masuk ke daftar pilihan,” tutur Supervisor Maju Jaya Velg, Cipondoh, Tangerang, Iwan, saat ditemui Motoris, Kamis (22/11/2018).

Iwan menyarankan agar menanyakan kepada petugas toko atau wiraniaga saban kali ada bagian-bagian pelek yang aneh. Sebab, pelek yang pernah diperbaiki atau direkondisi memiliki potensi risiko yang besar jika dipaksakan digunakan.

Oleh karena itu, pastikan bagian demi bagian pelek tidak ada yang retak maupun penyok. Pilih pelek yang memiliki permukaan dan dan bibir yang halus alias tidak bergelombang.

Memilih pelek bekas untuk dibeli memerlukan kecermatan dan kehati-hatian – dok.Motoris

Jika tidak ada kaca, bawalah pelek yang akan dipilih ke lantai keramik yang benar-benar datar dan mengkilap. Kemudian letakan pelek dalam posisi berdiri dan kemudian perhatian bagian bawahnya apakah ada yang bergelombang atau tidak. Dorong perlahan pelek tersebut ke depan hingga semua bagian bisa berada di posisi menyentuh lantai keramik.

Jangan mudah tergiur dengan pelek yang dicat, meski warana cat itu menarik sekali pun. Pasalnya, pelek yang dicat akan lebih sulit dilihat ada bagian-bagian yang retak atau tergores dalam.

Jika terpaksa harus memilih pelek dengan laburan cat itu, maka cara untuk memastikan ada luka atau retak yang ditutupi dengan perekat dan kemudian dicat adalah, melihat permukaan cat. Jika sedikit menggelembung, artinya ada kemungkinan besar di bagian itu ada retak atau luka gores yang ditutupi.

Bagian lain yang perlu di pastikan adalah jumlah lubang baut apakah sudah sesuai dengan baut yang ada di roda mobil. Namun, mengecek jumlah lubang baut saja belumlah cukup.

“Pastikan juga lubang itu tidak ada yang dol atau sudah dol tapi ditambal. Ini penting agar ketika pelek dipasang tidak oblak, Meski tingkat oblak itu sangat kecil, namun ketika mobil melaju akan terganggu kenyamanannya, atau bahkan bisa berpotensi menimbulkan bahaya, karena putaran ban tak stabil,” ujar Iwan. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This