Menjadikan Mobil Kembali Prima Setelah Perjalanan Liburan

Menjadikan Mobil Kembali Prima Setelah Perjalanan Liburan
Ilustrasi,pengecekan mesin sebuah mobil di bengkel Bandar Pelumas, Tangerang - dok.Motoris

Tangerang, Motoris – Tak sedikit pemilik mobil yang langsung membawa mobilnya ke bengkel sesaat setelah tiba di kota tempat tinggalnya dari perjalanan jauh liburan untuk mengecek kondisi, namun tak sedikit pula yang cuek bebek karena menganggapnya tak masalah. Lantas bagaimana langkah yang semestinya?

Menurut Mekanik senior Bandar Pelumas Cipondoh Tangerang, A.Mukhlis, perlu tidaknya mobil diperiksa di bengkel, tentu tergantung kondisi. Pertama, jika mobil yang bersangkutan telah diservis plus ganti oli, tentu tak perlu diperbaiki atau diganti, kecuali ditemukan gejala aneh atau rusak.

“Apalagi kalau jarak yang ditempuh tidak sampai ribuan kilometer dan usia mobil masih tergolong baru, yakni masih lima tahun atau kurang dari itu. Kalau mobil sudah lebih dari enam tahun, dan perjalanan lebih dari 500 kiometer, tentu memeriksa part-part-nya akan lebih baik jika dilakukan,” tutur Mukhlis saat ditemui Motoris, Minggu (31/12/2018).

Bagian-bagian dari mobil – berusia lebih dari enam tahun – yang perlu dicek setelah perjalanan jauh itu adalah kondisi oli, baik oli mesin, gardan, maupun transmisi. Kemudian radiator, kipas radiator, belt, coil, hingga aki. Pastikan pula, kondisi sistem pengereman. Perbaiki atau bahkan ganti jika telah aus.

Ilustrasi, mencuci mobil di tempat pencucian mobil di bengkel Bandar Pelumas Cipondoh, Tangerang- dok.Motoris

Sebaiknya juga dilakukan spooring dan balancing roda. Hal itu untuk menjaga agar keseimbangan keempat roda – terutama mobil yang berusia tak muda lagi – tetap dalam kondisi prima kembali.

“Kalau pas berangkat belum ganti oli – terutama oli mesin – maka sebaiknya diganti. Isi lagi coolant radiator. Cek kondisi aki dengan menggunakan peralatan pengecekan daya, dan jalangan lupa pastikan tekanan angina ban,” kata Mukhlis.

Dia juga menyarankan agar mobil dicuci dengan menggunakan hidrolik sehingga bagian-bagian kolong juga dicuci bersih. Sementara bagian interior dibersihkan dan di-vakum agar remah-remah kotoran yang menyelip benar-benar hilang.

“Kalau mobil yang masih tergolong baru, cukup cek oli, cek air radiator, periksa tekanan angin ban, dan mobil dicuci dan bagian interior dibersihkan saja,” imbuh Mukhlis. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This