Cara Mudah, Cegah Mesin Overheat di Perjalanan Mudik

Cara Mudah, Cegah Mesin Overheat di Perjalanan Mudik
Ilustrasi mesin mobil overheat - dok.Car From Japan

Malang, Motoris – Perjalanan jarak jauh yang kerap macet seperti mudik lebaran, kejadian mesin mobil mengalami panas berlebihan (overheat) yang bisa berujung kerusakan, kerap terjadi. Lantaran itulah mempersiapkan bagian-bagian dari mobil yang terkait erat dengan mesin – khususnya radiator – menjadi hal yang wajib dilakukan.

“Radiator merupakan sistem pendinginan mesin. Bagian ini menjadi bagian yang penting bagi mesin agar tetap dalam kondisi suhu yang normal. Jika tidak berfungsi maka ancaman mesin rusak akan terjadi,” papar Service Advisor Anugerah Putra Motor, Batu, Malang, Jawa Timur, Agus Winarto, saat ditemui, Senin (3/6/2019).

Selain faktor air radiator yang kurang, penyebab radiator bermasalah adalah kipas radiator yang macet atau mati. “Nah, penyebab kipas mati itu karena motor kipas yang bermasalah. Karena itu, siapkan motor kipas ini dalam kondisi prima sebelum perjalanan,” kata Agus.

Cek cairan radiator sebelum menempuh perjalanan jarak jauh – dok.Big Bear Engine Company

Namun, jika sudah terlanjur jalan dan menemui kemacetan, sebaiknya memeriksa kipas tersebut. Khususnya motor kkipas. Dan jangan lupa, terus memantau kondisi air radiator.

“Sebaiknya menggunakan cairan pendingin radiator coolant untuk menambah air radiator,” saran Agus.
Waspadai juga kemungkinan adanya kebocoran di radiator maupun selang radiator. Masalah seperti ini sangat mungkin dialami oleh mobil-mobil yang telah berusia di atas 10 tahun.

Overheat mesin bisa berisiko membahayakan mulai dari kerusakan parah di mesin hingga kebakaran – dok.RAC

“Lakukan pengecekan ini setelah mobil berjalan terus menerus hingga dua atau tiga jam. Jadi patokannya bukan jauh atau kilometer yang ditempuh, karena bisa saja jalanan macet, dan mesin terus aktif. Dalam kondisi seperti itu, radiator kan terus aktif bekerja,” imbuh Agus. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This