Ini Cara Mudah Menjaga Keawetan Aki Mobil

Ini Cara Mudah Menjaga Keawetan Aki Mobil
Ilustrasi aki di mobil - dok.technician academy

Tangerang, Motoris – Keberadaan aki  atau yang biasa disebuat sebagai baterai,  di mobil sangatlah penting, karena menjadi sumber kelistrikan dari mobil, baik di saat pemantik pengaktifan mesin,berbagai perangkat elektronik untuk hiburan, hingga lampu-lampu. Oleh karena itu, jika aki aus atau rusak maka fungsi mobil tak akan bisa dinikmati.

Oleh karena itu, merawat dan menjaga kondisi aki agar tetap awet dan berfungsi optimal merupakan hal yang penting. “Sebenarnya ada tiga hal yang harus diperhatikan jika bicara urusan aki mobil. Pertama, jangan menambahkan beban yang di luar beban maksimal aki. Kedua, merawatnya. Dan ketiga, menjaga kelangsungan pengisiannya,” tutur Mekanik Senior Bandar Pelumas Auto, Cipondoh Tangerang, Abdul Mukhlis, saat ditemui, di Cipondoh, Tangerang, Jumat (9/8/2019).

Pria yang sempat bergabung dengan bengkel resmi merek kondang asal Jepang itu menjelaskan secara rinci tiga hal yang dia maksud.

Ilustrasi, melepas terminal aki- dok.Istimewa

1.Hindari penambahan beban
Menurut Mukhlis para pemilik mobil seaiknya tidak menambahi beban aki dengan menggunakan aksesoris atau peralatan elekroik tambahan di mobil. Misalnya, perlengkapan audio video yang menyedit banyak daya listrik dari aki. Begitu pula dengan perlengkapan atau aksesoris lain.

“Penambahan aksesoris atau audio boleh-boleh saja. Tetapi, harus dilihat kemampuan sumberdaya kelistrikan termasuk aki. Karena itu, sebaiknya akalu mau menambahkan aksesoris atau lainnya dilihat rekomendasi dari pabrikan (mobil),” kata dia.

2. Perawatan rutin
Merawat aki, sejatinya cukup mudah. Besihkan terminal atau kepala aki. Terutama pada aki basah, air aki yang menguap sering menjadikan bagian terminal ditumbuhi kerak. Umumnya, terminal yang paling banyak dihinggapi kotoran hasil oksidasi air aki adalah terminal plus (+). Karena itu bersihkan dengan air panas dengan hilangkan kotoran dengan sikat gigi.

Ilustrasi aki rusak – dok.Istimewa

Pembersihan seperti itu juga harus dilakukan pada aki kering atau aki Maintenance Free. Bahkan, pada saat tidak terlihat kotoran menumpuk sekali pun.

Jangan lupa, periksa baut ring pengikat terminal aki. Pastikan jangan sampai kendur. Jika hal itu terjadi, maka lama kelamaan daya dari aki atau berkurang.

3.Menjaga pengisian
Satu hal yang harus dipahami, bahwa arus listrik di aki bisa berkurang dengan sendirinya meski mobil tanpa dipakai sekali pun. “Ini istilah kerennya self discharge. Oleh karena itu, ada baiknya jika mobil tidak pernah dipakai sebaiknya mesin dinyalakan mungkin 10 menit saja cukup,” saran Mukhlis.

Tujuannya, agar alternator bisa terus mengisi daya ke aki. Selain itu, cek kondisi aki dengan melihat indikator di aki yang ditunjukan dengan warna, jika masih biru berarti kondisi masih bagus.

Ilustrasi pengecekan kondisi aki – dok.Istimewa

Untuk aki basah, pastikan kondisi air aki cukup. Jika berkurang segera tambahi. “Perlu diperhatikan juga,hindari kebiasaan menyalakan peralatan audio video saat mobil berhenti dan mesin dalam keadaan mati. Ini akan menguras daya aki,” imbuh Mukhlis.

Dia juga menyarankan agar fuse-fuse sekring mobil diperhatikan, Jika telah aus segera ganti. Sehingga, fuse dalam kondisi aus bisa menyebabkan hubungan arus pendek, dan pada akhirnya merusak aki.(Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This