Perhatikan Empat Hal Ini Agar Aman Melintas di Jalan Tol

Perhatikan Empat Hal Ini Agar Aman Melintas di Jalan Tol
Ilustrasi, mengemudi mobil menempuh perjalanan jauh - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Tol Cipularang kembali menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas. Tak tanggung-tanggung, tidak kurang dari 20 kendaraan terlibat dalam peristiwa nahas tabrakan beruntun pada 2 September lalu. Hingga 3 September 2019, kecelakaan tersebut merenggut 8 nyawa, 3 orang mengalami luka bakar, dan 25 orang luka ringan.

Apa yang terjadi di Tol Cipularang itu tentu menjadi peringatan bagi semua pengendara, tidak terkecuali bagi kamu yang doyan melakukan road trip melalui jalur jalan bebas hambatan alias jalan tol.

Tidak ada yang bisa memprediksi dan ingin mengalami kecelakaan jalan raya. Kendati demikian, bukan berarti risiko kecelakaan tidak bisa diperkecil. Caranya? Yuk, intip tips berikut ini!

1. Perhatikan dan pertahankan kecepatan
Kecepatan laju kendaraan menjadi salah satu hal yang sering diabaikan ketika berkendara. Mempertahankan kecepatan laju kendaraan pada batas aman pun menjadi seolah sulit, terlebih berkendara di jalanan yang lebar dan ditambah dalam kondisi lengang pula.

Alpa akan hal ini bisa saja berujung fatal. Karena itu, perhatikan dan patuhi setiap rambu yang kamu temui di jalan raya. Di jalan tol, misalnya, jika kamu mendapati tanda yang menunjukkan batas kecepatan 80 km/jam, gunakan panduan itu.

Ilustrasi perilaku di jalan tol yang tidak mengindahkan aturan batasan kecepatan, kecepatan maksimum di jalan tol adalah 100 kilometer per jam – dok.Motoris

2. Waspada pindah lajur
Saat berkendara di jalan raya, tidak dapat dimungkiri bahwa pindah lajur menjadi manuver yang sering dilakukan pengemudi. Terlebih jika tengah terburu-buru.

Sebelum melakukan pindah lajur, pahami terlebih dahulu perbedaan kecepatan di antara lajur. Lajur paling kanan merupakan lajur untuk mendahului. Karena itu, adalah salah ketika kamu berada di lajur paling kanan semendara kendaraanmu bergerak lambat.

Namun, yang paling penting saat akan melakukan manuver pindah lajur adalah pastikan kamu memberikan sinyal yang sesuai dan berpindahlah tanpa ragu-ragu.

3. Jaga jarak aman antar kendaraan
Menjaga jarak aman antara kendaraan kamu dan kendaraan lainnya di jalan raya adalah hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan agar kamu aman di jalanan. Kondisi lalu lintas mungkin tidak dapat diprediksi, tapi dengan menjaga jarak aman, kamu setidaknya bisa lebih awas ketika kendaraan di depan kamu mengerem mendadak.

Menjaga jarak yang aman dengan kendaraan lain di jalan tol harus dilakukan – dok.Motoris.id

Hal tersebut bisa dilakukan dengan menerapkan aturan 3 detik. Caranya, kamu tinggal melihat kendaraan di depan kamu dan pilih salah satu objek dekat mobil tersebut, misalnya tiang listrik. Ketika kamu tiba di tiang listrik tersebut sebelum 3 detik, berarti jarak kamu dengan kendaraan di depan terlalu dekat. Jika demikian, kurangi kecepatan laju kendaraanmu.

4. Periksa terus kondisi sekitar lewat kaca spion
Keberadaan spion bagi pengendara ibarat mata ekstra untuk melihat kondisi di sekitar. Sangat penting untuk memeriksa kondisi sekitar melalui kaca spion secara berkala.

Hal itu perlu dilakukan terutama ketika kamu akan menyalip atau melakukan manuver pindah lajur.
Meskipun tidak akan pindah lajur, pantau secara berkala perlu dilakukan melalui kaca spion untuk mengetahui apakah ada kendaraan yang mendekat dari belakang. Dengan begitu, kamu dapat lebih berhati-hati saat berkendara. (Gen)

CATEGORIES
TAGS
Share This