Ini Tanda-tanda Oli Transmisi Mobil Matik Harus Dikuras

Ini Tanda-tanda Oli Transmisi Mobil Matik Harus Dikuras
Ilustrasi transmisi matik mobil - dok.Istimewa

Tangerang, Motoris – Transmisi otomatis (matik) pada mobil tak hanya memberikan kemudahan dan kenyamnan saja kepada mobil, tetapi juga membutuhkan perhatian khusus dalam perawatannya, terutama oli atau automatic transmission fluid (ATF). Pasalnya, cairan inilah yang beperan cukup penting dalam sistem kerja komponen-komponen transmisi tersebut.

Seperti diungkapkan Kepala Mekanik bengkel Bandar Pelumas Motor, Cipondoh, Tangerang, Abdul Mukhlis, sistem trnasmisi otomotis mobil terdiri dari beberapa komponen. Mereka adalah torque coventer, planetary gear unit, hydraulic control unit, nanual linkage, automatic transmission fluida.

“Semua komponen ini mempunyai fungsi dan tugas yang penting dalam mekanisme kerja transmisi (matik). Namun, dari semunya yang menjadi kunci terakhir atau istilahnya mengeksekusi terakhir itu oli atau ATF (automatic transmission fluida) itu,” papar Mukhlis saat ditemui di bengkel yang berlokasi di Jalan Hasyim Asyari, Cipondoh, Tangerang itu, Minggu (15/9/2019).

Secara singkat, pria yang pernah mencicipi pengalaman 10 tahun di bengkel resmi sebuah agen pemegang merek kondang mobil asal Jepang ini menjelaskan sistem kerja transmisi otomatis mobil. Cara kerja transmisi ini, kata Mukhlis, dimulai dari torque converter yang berperan sebagai kopling mekanikal mentransfer semburan torsi mesin mobil melalui mekanisme pompa dan turbin.

Kepala Mekanik Bengkel Bandar Pelumas Cipondoh Tangerang, A.Mukhlis – dok.Motoris

“Ada beberapa baling-baling di torque converter ini. Salah satu baling-baling  yaitu yang terkopel ke mesin berputar untuk memompa oli transmisi pada ruangan tertutup untuk menghasilkan tekanan fluida oli. Tekanan inilah yang berfungsi mendorong turbin untuk menghasilkan peningkatan torsi pada turbin saat putaran mesin (rpm) meningkat, sehingga mobil pun berjalan,” tutur dia.

Melihat peran penting oli ini, maka sebaiknya diganti secara rutin sesuai anjuran. Namun, jika ada tanda-tanda yang menunjukan cara kerja sistem transmisi sudah tidak optimal, sebaiknya oli dikuras.

Sebab, jika tidak maka akan menimbulkan kerusakan. Mengganti oli dan menguras oli merupakan tindakan yang berbeda.

Penggantian oli itu tidak dilakukan flushing, jadi oli lama yang ada di transmisi dibuang dan diganti baru. Sedangkan kalau kuras, itu dibersihkan dengan flushing, sehigga semua oli dibuang untuk diganti dengan yang baru. Jadi membutuhkan jumlah oli yang lebih banyak.

Ilustrasi pengurasan oli transmisi dengan flushing – dok.Parksidegerage.com

“Nah, mengapa perlu di-flushing? Karena untuk membersihkan kotoran yang berupa remah-remah lembut yang muncul sebagai efek dari sistem kerja transmisi. Sehingga, di-flushing plus oli baru akan bersih, dan kerja transmisi akan lebih bagus,” terang Mukhlis.

Tanda-tanda perlu dikuras
Secara teori, untuk pengurasan oli transmisi sebaiknya dilakukan setelah mobil diajak berjalan menempuh jarak 100.000 kilometer. Namun, jika melihat kondisi lalu-lintas – terutama kemacetan – di jalanan yang saban hari dilalui, maka sebaiknya 80.000 kilometer atau kurang dari jarak itu sudah dilakukan pengurasan.

Terlebih, jika mobil yang bersangkutan telah berusia di atas 10 tahun. Sebab, waktu kerja yang dijalani telah cukup lama. Bahkan, telah secara teratur mengganti oli sekalipun.

Selain itu, ada beberapa tanda-tanda di mobil yang menunjukan oli transmisi perlu dikuras. Yang pertama adalah, sulitnya perpindahan gigi, meski pada tingkat-tingkat tertentu .

“Misalnya pada posisi gigi satu atau tiga. Itu bisa dirasakan saat mobil dipacu dengan pedal gas dibejek, lajunya seperti tidak bisa cepat, bahkan ada suara sediit meraung. Itu karena posisi gigi yang susah berpindah,” kata Mukhlis.

Kedua, mobil tidak kuat diajak menanjak. Ketiga, tarikan mobil tersendat atau terasa berat. Keempat, muncul suara mendengung yang lama-lama seperti ketukan benda tumpul. Dan kelima, oli yang telah berwarna hitam pekat dan encer. (Fer)

CATEGORIES
TAGS
Share This