Tiga Trik Ampuh Menjaga Nilai Jual Mobil Tetap Tinggi

Tiga Trik Ampuh Menjaga Nilai Jual Mobil Tetap Tinggi
Ilustrasi, mobil mewah bekas di Bursa Otomotif Mangga Dua Square Jakarta - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Berbicara soal investasi mobil, tidak sedikit yang menyadari bahwa investasi bidang ini akan mengalami depresiasi begitu mobil keluar dari showroom. Karena itu, diperlukan perhatian lebih jika ingin nilai mobil tetap terjaga.

Memiliki mobil yang terawat tentu saja idaman setiap orang. Sebab, kondisi tersebut membuat mobil tetap nyaman dikendarai. Tidak berhenti sampai di situ, kondisi fisik dan mesin yang bagus pastinya menjadikan nilai mobil tetap tinggi tatkala ingin menjual kembali.

Cara terbaik untuk menjaga nilai mobil tetap tinggi adalah dengan menjaganya. Terdengar sederhana memang. Namun, kebiasaan berkendara yang buruk dengan mengabaikan hal yang sederhana itu bisa membuat nilai mobil anjlok.

Nah, agar nilai mobil tetap tinggi. Ikuti kiat-kiat berikut, sebagaimana dikutip dari Business Motoring:

1. Parkir
Saat memarkirkan mobil, terjadinya penyok atau goresan pada bodi mobil bukanlah hal yang tidak mungkin terjadi. Kendati demikian, bukan berarti risiko tersebut tidak dapat diminimaslisasi.

Ketika hendak parkir, carilah tempat kosong yang jauh dari kendaraan lain. Selain itu, hindari parkir di tikungan sempit yang membuka peluang mobil tersenggol kendaraan lain.

Ilustrasi, – dok.Motoris

Saat di rumah, parkirkan mobil di garasi atau ditempat yang teduh sehingga mobil terhindar dari kerusakan akibat lingkungan. Bodi yang mulus jelas menjadi salah satu faktor pendukung agar nilai mobil tetap tinggi.

2. Jaga jarak tempuh rendah
Mengikuti kiat ini bukan berarti mobil tidak dibawa ke mana-mana. Hanya, dengan menjaga jarak tempuh kendaraan yang rendah, mobil akan terhindar dari keausan berlebih.

Jangan terlalu bergantung pada mobil jika hendak bepergian, apalagi bepergian dengan jarak yang dekat. Atau sebaliknya, jika hendak melakukan perjalanan yang sangat jauh, hindari menggunakan mobil.

Dengan begitu, mobil dapat dijual kembali dengan harga yang cukup tinggi. Sebab, jarak tempuh mempengaruhi harga pada mobil bekas.

Ilustrasi perilaku di jalan tol yang tidak mengindahkan aturan batasan kecepatan, kecepatan maksimum di jalan tol adalah 100 kilometer per jam – dok.Motoris

3. Perawatan rutin
Jangan diamkan berlama-lama sekecil apa pun kerusakan yang dialami mobil. Kerusakan-kerusakan mobil tersebut dapat terdeteksi dan diperbaiki apabila service rutin dilakukan.

Setidaknya, mesin yang sehat dapat menutupi jika terjadi kekurangan pada bodi mobil, misalnya, ketika mobil akan dijual kembali. Perawatan terhadap mobil seminimal-minimalnya dapat dilakukan dengan penggantian oli secara rutin.

Ilustrasi, pengisian minyak pelumas ke mesin mobil – dok.Motoris

Tidak hanya soal mesin, interior mobil juga tidak boleh luput dari perhatian jika ingin menjaga nilai mobil tetap tinggi. Jaga interior mobil sebersih mungkin. Bila perlu, gunakan pembungkus jok agar jok asli tetap bagus. (Gen)

CATEGORIES
TAGS
Share This