Tiga Penyebab Suara Mesin Mobil Jadi Kasar

Ilustrasi bagian-bagian mesin mobil-dok.Pixabay.com.com


Jakarta, Motoris – Suara raungan dari mesin mobil yang kasar bukan saja menjadikan tidak nyaman bagi siapa saja yang mendengarnya, tetapi juga menjadi pertanda ada yang tidak beres di dalam mesin. Walau, sejatinya mesin masih adalam keadaan normal-normal saja.

“Tetapi karena ada yang kurang tepat, mulai dari setelan hingga kondisi oli, menjadikan suara mesin kasar ketika mobil dinyalakan (aktifkan),” ujar Service Advisor Auto Klinik Ciledug, Tangerang, Nuswantoro, saat ditemui, Sabtu (3/4/2021).

Menurut pria yang akrab disapa Nunus itu, ada tiga hal yang menyebabkan mesin bersuara kasar ketika diaktifkan. Pertama, setelah celah katup (klep) mesin yang tidak tepat (atau dalam hal ini melebihi batas ketentuan yang ditetapkan pabrikan).

Ilustrasi, mesin Toyota New Agya – dok.Motoris

“Celah katup atau klep tidak boleh terlalu renggang dan tidak boleh terlalu rapat. Patokannya ya ketentuan dari pabrikan. Kita berpegang pada itu. Karena, kalau terlalu rapat maka noke as akan mengenai shim tappet yang di bawahnya ada klep, akibatnya muncul suara berisik atau kasar,” papar dia.

Begitu pula sebaliknya, jika terlalu longgar atau melebihi dari batas kerenggangan klep yang ditetapkan oleh pabrikan maka suara berisik akan muncul. Oleh karena itu – meski tak perlu sering dilakukan – namun penyetelan klep mesin ini harus dilakukan dalam periode tertentu, terutama ketika suara mesin mulai kasar.

Kondisi oli mesin
Faktor kedua yang juga berpotensi menimbulkan suara kasar pada mesin adalah, oli atau pelumas yang tidak tepat. Namun yang perlu diingat, meski telah menggunakan oli dengan spesifikasi yang sudah sesuai tetapi suara mesin akan tetap kasar jika volume oli sudah berkurang banyak atau oli sudah waktunya ganti.

Oleh karena itu, penggantian oli sesuai dengan kondisi yang ada merupakan kunci utama. Artinya, meski jadwal penggantian oli belum tiba saatnya, tetapi jika oli sudah tak layak – terutama untuk mobil yang berusia di atas lima tahun – maka sebaiknya diganti.

Ilustrasi, pengisian oli mesin mobil – dok.Motoris

“Oli yang sudah terlalu encer atau sudah sangat kotor, walaupun jadwal pewnggantian (berdasar jarak tempuh maupun waktu) belum tiba, sebaiknya diganti. Karena itulah, sangat disarankan untuk mengecek kondisi oli mesin melalui dipstick. Jangan menambahkan oli baru ke oli yang sudah tidak layak di mesin. Sebaiknya mengganti oli mesin dengan membuang yang lama (yang ada di mesin),” papar Nunus mewanti-wanti.

Kompresor AC
Faktor ketiga penyebab suara mesin mobil kasar adalah, kompresor AC yang kotor atau telah kehabisan oli. Kompresor yang berada di depan radiator sangat rentan terkena kotoran.

Jika kompresor kotor maka mekanisme kerjanya juga berat. Hal itu ikut menyumbang munculnya suara kasar pada mobil kala mesin dinyalakan, meski sejatinya bukan mesinnya yang bersuara kasar.

Ilustrasi kisi-kisi AC Mobil – dok.Istimewa

Selain kotoran, penyebab kerja kompresor AC semakin berat adalah olinya yang telah habis. Lantaran itulah, selain kompresor perlu dibersihkan, kondisi oli juga perlu dicek.

CATEGORIES
TAGS
Share This