McLaren Senna, Mobil Balap Legal Jalanan Meluncur

McLaren Senna, Mobil Balap Legal Jalanan Meluncur

London, Motoris – Mendiang Ayrton Senna dikenal sebagai pebalap yang dashyat di dunia F1. Semangat, keberanian, dan keinginanya untuk selalu jadi yang terbaik ditangkap McLaren, dengan meluncurkan model terbaru berlabel sama dengan nama sang legenda, Senna.

McLaren Senna merupakan model kedua di segmen Ultimate Series merek asal Inggris ini, setelah P1. Itu juga sebabnya, jumlah produksi akan terbatas, hanya 500 unit di seluruh dunia, mulai 2018. McLaren memproduksi Senna di rumah produksi Woking di Inggris.

McLaren Senna dibekali mesin 4.0-liter, V8, twin-turbo, bertenaga hingga 800 PS (789 Hp) dan torsi 800 Nm. Menghasilkan hitungan rasio power to weight 650 Hp per ton. Kemampuan teknisnya memang belum sepenuhnya disampaikan McLaren, tapi akselerasi 0-100 km dalam 2,5 detik, dengan kecepatan puncak 320 kpj, sepertinya tercapai dibandingkan model sebelumnya, karena dijuluki sebagai edisi McLaren paling kencang untuk jalan umum.

Menopang bodi, suspensi independet double-wishbone dengan peredam hidrolis adaptive dan tambahan fitur RaceActive Chassis Control II (RCCII) yang mencegah mobil terguling saat bermanuver.

Direktur McLaren Ultimate Series, Andy Palmer menjelaskan, mobil ini merupakan mobil balap paling bertenaga yang pernah diproduksi McLaren. “The P1 merupakan mobil umum yang didesain buat lintasan balap, yang bisa menampung tiga penumpang, dan bagasi. Kalau mobil ini (McLaren Senna) benar-benar diciptakan untuk sang pengemudi. Bermuatan dua orang, dengan kabin muat untuk sepasang helm dan mungkin roti lapis. Senna merupakan mobil paling responsif yang pernah dibuat McLaren,” kata Palmer, sambil bercanda, dilansir Forbes (9/12/2017).

Baca juga: Lamborghini Urus, Banteng Bengis Bertenaga 650 Hp

McLaren Senna, dibanderol US$ 1juta per unit. (McLaren/Carscoop)

McLaren mendeskripsikan Senna sebagai model yang mengandung DNA murni perusahaan. Aerodinamika, efisiensi bahan bakar, bobot bersih, dan kemampuan tinggi terkandung di dalamnya. Mobil ini juga menunjukkan keahliannya dalam hal engineering. Mengombinasikan sasis serat karbon Monocage III dan bodi, mesin tengah, dengan sistem kemudi electro-hydraulic untuk sensasi maksimal di balik kemudi.

Bobot mobil ini hanya 1.198 kg, menjadikannya hypercar paling ringan untuk jalan umum yang pernah diproduksi McLaren, setelah model ikonik F1. Wujud Senna, terlihat ada kemiripan dengan McLaren 720S, karena memang berbagi platform dan konstruksi bodi. Bahkan, bobotnya lebih ringan hingga 220 kg dibandingkan seri 720S yang sudah dianggap ringan.

McLaren Senna, punya pandangan lapang dari kaca kokpit. (McLaren/Carscoop)

Desain bodi McLaren Senna disebut bergaya teardrop, dengan bentuk yang berdedikasi pada aerodinamika maksimal, mulai dari depan sampai belakang. Sirip aero blade terdapat di belakang, mendorong udara panas dari radiator dan mesin, sekaligus mendapat menghembuskan angin dari depan bodi. Aliran udara juga secara efektif tidak berpengaruh pada sayap belakang yang terlihat paling dramatis dari seluruh bentuk bodi.

Interior Senna terasa sederhana, jauh dari tampilan Lamborghini Urus misalnya, yang banyak tombol dan beragam fungsi. McLaren menciptakan interior Senna agar pengemudi bisa merasakan feel, sensasi menyatu pada mobilnya. Jok pengemudi bisa dipesan sesuai ukuran tubuh, termasuk posisi duduk paling ideal. Sudut pandang ke jendela depan, sampaing, dan ke atas juga terasanya tanpa halangan, sehingga nyaman untuk pengendalian.

Interior Senna dibuat McLaren sangat minimalis, sehingga pengemudi merasakan feel dari mobil. (McLaren/Carscoop)

Mobil ini seolah mengingatkan pada petikan Ayrton Senna yang membahana, You commit yourself to such a level where there is no compromise. You give everything you have; everything, absolutely everything.”

McLaren Senna dibanderol US$1 juta atau Rp 13,5 miliar. Bagi orang kaya di Indonesia, jangan terlalu berharap, kabarnya semua unit sudah laku terjual. (sna)

Sayap belakang paling dramatis rasanya. (McLaren/Carscoop)

CATEGORIES
TAGS
Share This