Euro IV Belum Jelas, Pertamina Sudah Bicara Euro V

Euro IV Belum Jelas, Pertamina Sudah Bicara Euro V

Jakarta, Motoris  – PT Pertamina menargetkan dapat menghasilkan bahan bakar sesuai standar Euro V pada 2023. Untuk itu, BUMN migas ini berencana meremajakan (upgrade) empat kilang minyak dan membangun dua kilang baru.

“Kalau sekarang orang baru bicara Euro IV, kami ingin melompat ke Euro V. Kami menyiapkan enam kilang untuk mendukung visi itu,” ujar Manager External Communication PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita di Jakarta, belum lama ini.

Dia memerinci, empat kilang yang di-upgrade adalah Cilacap, Balikpapan, Dumai, dan Balongan, sedangkan dua kilang yang dibangun adalah Bontang dan Tuban. Proyek upgrade kilang berada dalam Refinery Development Master Plan (RDMP), sedangkan kilang baru Grass Root Refinery (GRR).

Jika kedua proyek tersebut selesai, dia menuturkan, kapasitas produksi kilang Pertamina meningkat dua kali lipat menjadi 2 juta barel per hari (bph) dari 1 juta bph. Saat ini, kilang Pertamina belum dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar nasional, sehingga Pertamina masih mengimpor.

Baca juga: Distribusi Bensin Berkualitas Meragukan Jelang Euro IV

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, buat grafis otomotif terkini lainnya-AvanzaCs Dipaksa Jadi Hybrid.

Sebelumnya, kalangan meragukan penerapan standar emisi Euro IV di Indonesia, terutama terkait standar bahan bakarnya. Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Riecky Patrayudha menuturkan, saat ini, yang jadi masalah bukan mein yang kompetibel atau tidak dengan Euro IV, namun bagaimana juga dengan standar bahan bakar di Tanah Air.

“Sekarang pertanyaan saya itu, bensinnya ada yang kompetibel atau tidak? Pasalnya, pasti ada perbedaan bahan bakar antara Euro IV dan Euro II,” jelas Riecky di Jakarta, belum lama ini.

Saat ini, bahan bakar yang diklaim sudah standar dengan Euro IV dari Pertamina, adalah Pertamax Turbo. Namun, peredaran atau distribusi bahan bakar jenis ini, belum tersedia merata di seluruh Indonesia.

“Bensin untuk Euro IV itu banyak chemical yang harus disesuaikan, dan standar yang harus diikuti, tapi saya ttidak begitu hafal. Karena itu, performa maksimal mesin Euro IV harus disuplai dengan BBM Euro IV juga,” tegas dia. (gbr)

CATEGORIES
TAGS
Share This