Kelar Kuasai Otomotif RI, Toyota Mulai Gencar Main Properti

Kelar Kuasai Otomotif RI, Toyota Mulai Gencar Main Properti
Logo Toyota - dok.Reuters

Jakarta, Motoris – Toyota mendominasi industri mobil Indonesia, entah itu dari sisi produksi, penjualan, ekspor, hingga kapasitas produksi terpasang pabrik. Kini, raksasa Jepang itu mulai gencar berbisnis properti.

Adalah Karawang, Jawa Barat yang menjadi wilayah proyek rumah tapak baru Toyota. Ini bukan suatu kebetulan, mengingat di kabupaten itu berdiri tegak pabrik perakitan dan mesin PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) sekaligus pabrik PT Astra Daihatsu Motor (ADM). Total karyawan TMMIN sekitar 9.300 orang yang tersebar di Karawang dan Sunter, Jakarta Utara. Sementara itu, saat diresmikan pada 2013, jumlah karyawan ADM Karawang mencapai 1.700 orang.

Untuk menggarap proyek hunian tapak di Karawang, PT Toyota Housing Indonesia (THI) mengajak PT Summarecon Property Development (SPD) membentuk PT Summarecon Emerald Karawang. SPD merupakan anak usaha PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon), sedangkan THI merupakan anak usaha Toyota Housing Corporation Ltd (THC).

Adrianto P Adhi, President Director Summarecon, mengatakan, kerja sama itu diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Jakarta, baru-baru ini. Perjanjian itu akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan kerja sama pada November 2018. Keduanya sepakat menggarap dua klaster hunian tapak di Emerald Karawang.

“Komposisi kepemilikan saham joint venture company itu adalah 51% milik SPD dan 49% milik THI. Saat ini, kami menandatangani MoU, yang selanjutnya disusul penandatanganan perjanjian kerja sama pada akhir November 2018,” jelas dia, dalam siaran pers, Kamis (11/10/2018).

Baca juga: Toyota, Biang Keladi Penurunan Pangsa Pasar Astra

Ilustrasi rumah di Toyota Town – dok.Telegraph

Menurut Adrianto, kemitraan dengan THI di Summarecon Emerald Karawang akan menghasilkan produk berkualitas dengan tepat waktu. Ada dua klaster yang digarap dengan desain dan kualitas yang diadaptasi dari Jepang.

“Kedua klaster tersebut akan terdiri atas 550 unit rumah satu dan dua lantai, di atas lahan seluas 64.500 meter persegi,” tambahnya.

Dalam kerja sama itu, tutur dia, THI akan lebih banyak berperan sebagai konsultan untuk memastikan kualitas produk serta pelaksanaan pembangunan proyek yang efisien. Peran itu terdiri atas membantu dalam tahap perencanaan (planning), pra-design (preliminary design), serta pemilihan material bangunan dan konstruksi.

“Adapun Summarecon akan bertanggung jawab dalam keseluruhan pengadaan konstruksi, aktivitas promosi dan marketing serta keseluruhan pelaksanaan pembangunan proyek,” tutur dia.

Selain menggarap hunian tapak, tambah Adrianto, kedua perusahaan berencana mengkaji peluang pembangunan dormitory yang diperuntukan bagi karyawan Toyota.

Selain bekerja sama dengan Summarecon, THI sejak tahun 2015 mengembangkan hunian tapak berkualitas tinggi di Bekasi Timur, Jawa Barat. (Gbr)

FOLLOW IG @MotorisIndonesia dan TWITTER @MotorisID, buat update grafis terkini lainnya. “Tiap Tahun Toyota Dkk Setor Duit Gede ke Perusahaan Ini.”

CATEGORIES
TAGS
Share This