Mantul, Gojek Masuk ke Kelompok Decacorn

Mantul, Gojek Masuk ke Kelompok Decacorn
Go-Jek - dok.Reuters

Jakarta, Motoris – Perusahaan konsultan marketing intelijen yang juga begerak di bidang riset industri startup – CB Insights – merilis hasil risetnya tentang perusahaan-perusahaan yang masuk dalam kategori decacorn baru di 2019. Dalam laporan bertajuk “The Global Unicorn Club” itu perusahaan aplikasi asal Indonesia Gojek menjadi salah satunya.

Perusahaan yang didirikan Nadiem Makarim itu telah masuk ke daftar perusahaan dengan nilai US$ 10 miliar. Gojek berada di urutan ke-19 dalam daftar decacorn baru dunia tahun 2019 ini.

Seperti dilansir laman Value Walk dan Finance Market Watch, selain decacorn, saat ini banyak perusahaan-perusahaanbaru yang masuk dalam kategori unicorn. Perusahaan kategori ini, bervaluasi atau bernilai di bawah US$ 10 miliar.

“Tahun ini perusahaan transportasi berbasis aplikasi dengan valuasi terbesar adalah Uber yakni dengan nilai US$ 72 miliar,” tulis dua media itu mengutip laporan CB Insights.

Pengemudi ojek online Gojek tengah menunggu order penumpang di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta – dok.Motoris

Keberhasilan Gojek masuk ke kelompok decacorn dunia ini tak lepas dari gelontoran investasi dari pemodal baru yang tertarik dengannya. Seperti diketahui, sejumlah investor telah menggerojokan dana ke Gojek. Mereka antara lain, Tencent Holdings, Astra International, Temasek, Google, Meituan Dianping, dan lainnya.

Tercatat sepanjang tahun 2018 lalu, dana yang dihimpun Gojek mencapai US$ 1,5 miliar. Bahkan di awal tahun 2019 ini, perusahaan itu berhasil mengantongi dana senilai US$ 1 miliar. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This