Peraturan Berubah, PPh Mobil dan Motor Mewah Tetap

Peraturan Berubah, PPh Mobil dan Motor Mewah Tetap
Ilustrasi, Ferrari California disuguhkan Prestige Image di IIMS 2019 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Pemerintah melalui Menteri Keuangan telah mengubah peraturan tentang Pajak Penghasilan (PPh) untuk barang-barang supermewah. Namun, untuk PPh pembelian mobil dan sepeda motor mewah, PPh yang dibebankan tak mengalami perubahan alias masih 5%.

Sebelumnya dikutip dari laman setkab.go.id, Selasa (25/6/2019), kebijakan anyar ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 92/PMK.03/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK Nomor 253/PMK.03/2008.

Lamborghini yang dipamerkan Prestige Image di IIMS 209 – dok.Motoris

“Barang yang tergolong sangat mewah di antaranya adalah, rumah beserta tanahnya, dengan harga jual atas harga pengalihannya lebih dari Rp30 miliar atas luas bangunan lebih dari 400 meterpesegi. Kemudian, apartemen, kondominium dan sejenisnya dengan harga jual atau pengalihannya lebih dari Rp30 miliar atas luas bangunan lebih dari 150 meter pesegi,” demikian bunyi beleid tersebut.

Selain itu, barang yang masuk kategori ini adalah, kendaraan bermotor roda empat pengangkutan orang kurang dari 10 orang, dengan harga jual lebih dari Rp2 miliar atau dengan kapasitas silinder lebih dari 3.000cc. Kemudian, kendaraan bermotor roda dua dan tiga, dengan harga jual lebih dari Rp 300 juta atau dengan kapasitas silinder lebih dari 250cc.

“Besaran PPh terhadap barang yang tergolong sebagai barang mewah sebagaimana dimaksud, menjadi 1% untuk rumah, apartemen, dan kondominium. Sedangkan, untuk kendaraan seperti tersebut di atas tetap 5%. ” demikian salah satu bunyi beleid baru itu yang berkaitan dengan kendaraan bermotor.

Ilustrasi, Harley Davidson Touring Electra Glide Ultra Limited – dok.Istimewa

Disebutkan pula, PPh sebagaimana dimaksud, dibayar dalam tahun berjalan oleh seseorang wajib pajak yang melakukan pembelian barang tergolong sangat mewah. Aturan ini berlaku sejak tanggal diundangkan, yakni 19 Juni 2019.

“Jadi, pemerintah hanya menurunkan PPh penjualan rumah dan apartemen dengan harga di atas Rp30 miliar dari yang semula 5% menjadi 1%. Untuk kendaraan bermotor sebagaimana dimkasud adalam peraturan ini besaran pajak (PPh) masih tetap atau tidak berubah,” kata dia saat dihubungi, Rabu (26/6/2019). (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This