Disebut Ambil Alih Kia Indonesia, Saham Indomobil Jadi “Cling”

Disebut Ambil Alih Kia Indonesia, Saham Indomobil Jadi “Cling”
Ilustrasi, Kia Seltos - dok.Kia Global

Jakarta, Motoris – Kabar soal pengambil alihan distribusi, penjualan, serta layanan purna jual produk merek Kia di Indonesia oleh PT Indomobil Sukses International Tbk (IMAS) telah memberi dampak positif bagi perusahaan tersebut. Terbukti, saham IMAS di Bursa Efek Indonesia (BEI) naik sekitar 12%.

Pada sesi pertama perdagangan di hari Jumat (28/6/2019) saham IMAS diperdagangkan pada harga Rp 2.750 per lembar atau naik 6,59%. Bahkan, sampai menjelang perdagangan sesi kedua, harga telah merambat ke level Rp 2.900 per lembar, atau naik 12,4%. Sedangkan menjelang penutupan perdagangan hari itu, harga masih anteng di level Rp 2.800-an.

Presiden Komisaris PT Indomobil, Subronto Laras, tak menampik soal dampak positif tersebut. Meski, dia mengaku masih belum mengetahui secara detail soal pengambil alihan Kia Indonesia itu oleh perseroan.

“Laporan dari direksi sih sudah ada. Tetapi, yang saya tahu Kia itu memang bagus. Kalau memang kita ambil (Kia Indonesia), tentu ini juga berdampak positif ke industri nasional kita. Ya, kita bisa ikut kembangkan industri,” paparnya saat dihubungi Jumat (28/6/2019).

Kantor Indomobil – dok.Motoris

Sebelumnya, General Manager PT Kia Mobil Indonesia (KMI)– perusahaan distributor dan agen pemegang merek Kia sebelumnya – Ridjal Mulyadi telah membenarkan kabar pengambil alihan Kia oleh Indomobil itu. Meski, dia enggan untuk memberi penjelasan secara rinci.

“Mengenai hal tersebut (pembentukan KIA oleh Indomobil untuk menjadi distributor resmi merek Kia), saya belum bisa memberikan informasi lebih detail, selain statement yang sudah beredar. Resmi beroperasinya (KIA) akan kami informasikan kemudian,. Tunggu saja informasinya, tidak lama lagi,” papar dia saat dihubungi Motoris, di Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Dalam keterbukaan informasi publik IMAS ke otoritas Bursa Efek Indonesia itu disebutkan, Indomobil menjadi distributor resmi dari kendaraan bermotor merek Kia di Indonesia. Indomobil menggandeng PT Sarimitra Kusuma Ekajaya dan membentuk perusahaan baru bernama PT Kreta Indo Artha (KIA). Perjanjian kerjasama antara dua pihak itu – dalam membentuk perusahaan KIA – telah ditandatangani pada 17 Mei lalu.

Embem KIa di grill mobil – dok.Business Insider

Komposisi kepemilikan saham KIA adalah, Indomobil 60% dengan modal disetor Rp 15 miliar. Sedangkan, 40% lainnya dipegang PT Sarimitra Kusuma Ekajaya dengan modal disetor Rp 10 miliar.

“Perusahaan ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja Indomobil Group dengan menambah varian merek yang menawarkan kepada pelanggan,” tutur Presiden Direktur IMAS, Jusak Kertowidjojo, dalam keterangan tersebut. (Fer/Fan/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS