Pemanfaatan DP 0% di Sektor Otomotif Masih Minim

Pemanfaatan DP 0% di Sektor Otomotif Masih Minim
Ilustrasi, kredit mobil - dok.Kengarff.com

Jakarta, Motoris – Meski lembaga pembiayaan memiliki kesempatan untuk menerapkan uang muka (DP) 0% dalam pembelian kendaraan bermotor kepada asabah, namun hingga kini pemberian fasilitas itu masih terbilang sangat jarang atau sangat sedikit. Sikap kehati-hatian leasing untuk menghindari risiko kredit macet menjadi alasannya.

“Ini (DP 0%), kan opsional ya. Karena bisa bisa diberlakukan dengan syarat-syarat tertentu yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ada (yang memberlakukan) tetapi itu kecil. Saya tidak hafal angkanya, tapi sangat kecil,” ungkap Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno, saat dihubungi Senin (29/7/2019).

Menurutnya, perusahaan pembiayaan yang bisa memberlakukan uang muka sebesar itu adalah mereka yang memiliki tingkat kredit macet (NPF) di bawah 2%. Tetapi, leasing lebih banyak yang memilih bersikap hati-hati.

“Ya, coba dibayangkan. Orang kredit mobil tanpa uang muka. Meskipun uang mukanya enggak ada, tetapi angsurannya akan lebih gede. Ya dong, kan secara aturan seperti itu. Nah, bagaimana untuk angsuran ini? Itu yang dipikirkan oleh lembaga pembiayaan,” ujar dia.

Ilustrasi, penjualan masih menonjol di GIIAS 2019, para tenaga sales lebih aktif – dok.Motoris

Suwandi sepakat jika dalam kondisi pasar otomotif yang lesu – terlihat dari penjualan mobil sepanjang semester pertama tahun ini susut 13% – kebijakan DP 0% bisa menjadi sarana pendorong. Tapi, lanjut dia, itu bisa dilakukan dengan dorongan dari diler atau agen pemegang merek.

“Misalnya dengan subsidi uang muka oleh diler atau agen pemegang merek. Atau dengan measarkan ke perusahaan-perusahaan untuk karyawannya yang uang mukanya ditanggung perusahaan melalui potong gaji,” kata Suwandi.

Pedongkrak penjualan
Sebelumnya, saat ditemui di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Kamis (18/7/2019) lalu, Direktur Pemasaran PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy mengaku, dalam situasi pasar yang lesu, program promo di sektor pembiayaan bisa menjadi solusi. Salah satunya, kata dia, adalah DP 0%.

“Tetapi, itu juga tergantung bagaimana dengan perusahaan pembiayaan. Tenu, faktor risiko mereka yang tahu. Tapi kalau singergi antara diler dengan leasing itu terjadi, akan bagus,” ucap Jonfis.

Pernyataan serupa juga diungkapkan Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton immi Suwandy yang ditemui di booth Toyota GIIAS 2019, Jumat (26/7/2019).

Ilustrasi, suasana di GIIAS 2019 pada akhir pekan – dok.Motoris

“DP 0% itu bisa untuk mendongkrak penjualan, tetapi kan calon customernya juga harus dipastikan bagaimana kemampuannya. Karena kan terkait faktor risiko. Tentu yang tahu itu perusahaan pembiayaan,” kata Anton. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This