Pakai Mobil Ini, Bisa Kebal Aturan Ganjil Genap di Jakarta

Pakai Mobil Ini, Bisa Kebal Aturan Ganjil Genap di Jakarta
Mobil listrik BMW i3 dipamerkan di GIIAS 2019 dan sudah mulai dijual di Indonesia - dok.Motoris

Motoris, Jakarta – Mobil listrik menjadi salah satu jenis kendaraan bermotor yang mendapatkan pengecualian terhadap aturan pembatasan kendaraan dengan skema pelat nomor ganjil genap di DKI Jakarta.Menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mobil listrik itu tidak menyumbangkan polusi udara.

Alhasil, mobil listrik yang sudah dijual di pasar otomotif dalam negeri boleh dipakai kapan saja, tanpa harus melihat angka di pelat nomor ganjil atau genap. Lantas, mobil listrik apa saja yang sudah dijual resmi di Indonesia?

Hasil pantauan Motoris menunjukan, hingga kini sudah ada beberapa produsen yang sudah menjual mobil listrik (mulai dari hybrid, plug-in hybrid, hingga murni listrik atau mobi listrik berbass baterai). Namun, yang benar-benar memiliki sumber energi listrik murni hanya BMW i3S yang baru dijual di GIIAS 2019 pada Juli lalu.

Toyota C-HR hybrid – dok.Motoris

Selebihnya, hibrida, dan hibrida plug-in seperti BMW i8, Mitsubishi Outlander PHEV, Mercedes-Benz E300 EQ Power. Jenis hibrida seperti Toyota C-HR Hybrid, Camry Hybrid, Prius Hybrid.

Jadi mobil-mobil tersebut tidak terkena aturan pembatasan ganjil genap. Ke depan, apalagi setelah Peraturan Presiden (Perpres) mengenai kendaraan listrik sudah ditandatangai oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), diyakini bakal banyak lagi populasi mobil listrik di Indonesia.

Mobil Plug-in Hybrid, Mitsubishi Outlander PHEV di GIIAS 2019 – dok.Motoris

Perluasan Ganjil Genap
Aturan ganjil-genap di DKI Jakarta resmi diperluas dan sudah mulai masuk tahap sosialisasi dari 7 Agustus hingga 8 September 2019. Selama masa uji coba polisi akan menindak pelanggar dengan teguran, tetapi mulai 9 September 2019 sudah dilakukan tilang seperti biasa.

Selain jumlah wilayah yang bertambah 16 ruas atau menjadi 25 ruas jalan, jam operasional ganjil genap untuk waktu sore ke malam hari ditambah satu jam atau menjadi dari pukul 16.00 sampai 21.00 WIB.

Sedan listrik pintar Mercedes-Benz E 350 EQ Power  – dok.Motoris

Sementara jam pagi tetap sama, yaitu pukul 06.00 hingga 10.00 WIB. Selain itu, sepeda motor juga tidak jadi dikenakan aturan ini, karena sebelumnya muncul wacana motor ikut kena ganjil genap, tetapi ternyata dibatalkan.(Kpr).

Ilustrasi, Toyota Alphard hybrid- dok.Motoris

CATEGORIES
TAGS
Share This