Target Pendapatan Astra dari Otomotif Diprediksi Meleset

Target Pendapatan Astra dari Otomotif Diprediksi Meleset
Ilutrasi, mobil LCGC MPV 7 kursi penumpang yang dipasarkan TAM, anak perusahaan Astra - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Paralel dengan lemahnya kinerja industri otomotif di Indonesia, pendapatan PT Astra Internasional Tbk (ASII) – yang merupakan salah satu pemain pasar otomotif terbesar di Indonesia- bakal meleset dari yang diproyeksikan sebelumnya. Tahun ini, pendapatan diperkirakan hanya 104,7 trilun.

Perkiraaan tersebut diungkap analis dari PT Bahana Sekuritas Anthony Yunus. Dalam keterangan resmi Bahana, Senin (12/8/2019), sebelumnya ASII memproyeksikan pendapatan di tahun 2019 sebesar Rp 106,8 triliun.

“Pada kuartal kedua lalu (April – Juni) ASII juga mencatat volume penjualan dan margin dari kendaraan roda empat lebih rendah dari ekspektasi semula, meski penurunannya tidak seburuk industri secara keseluruhan,” kata Anthony.

Namun, untuk sepeda motor, ASII diperkirakan masih moncer. Penjualan kendaraan roda dua perseroan diperkirakan tumbuh 12% secara tahunan hingga akhir tahun ini.

Ilustrasi, Isuzu MU-X I Series, varian baru SUV 7 kursi Isuzu MU-X yang dipasarkan anak perusahaan Astra, IAMI – dok.Motoris

Sebelumnya, data menunjukan, di rentang waktu Januari – Juni lalu atau semester pertama penjualan mobil dari seluruh Agen Pemegang Merek (APM) mobil yang berada di bawah payung grup Astra, ambles 7,38%. Totalnya, hanya 326.182 unit. Padahal enam bulan pertama di tahun lalu mencapai 352.210 unit.

Tertolong roda dua
Ambrolnya penjualan terbesar terjadi di segmen Low Cost Green Car (LCGC), yang mencapai 13,17%. Pada kurun waktu ini, APM di grup Astra hanya mampu melego LCGC sebanyak 72.693 unit. Sedangkan tahun lalu sepat mencapai 83.727 unit.

Sedangkan penjualan mobil selain kategori LCGC, di periode itu hanya 253.489 unit. Jumlah itu susut 5,58% dibanding enam bulan pertama tahun lalu yang sebanyak 268.483 unit.

Seorang karyawan pabrik AHM tengah melakukan pengecekan terhadap Honda Vario, salah satu motor andalan AHM, anak perusahaan Astra – dok.AHM

Beruntung, penjualan sepeda motor pada saat yang sama naik 8% dibanding tahun lalu, sehingga menjadi 2,4 juta unit. Tapi, dengan kinerja penjualan seperti itu, laba bersih ASII dari divisi otomotif – baik roda empat maupun dua – ambles 18%, yakni dari Rp 4,215 triliun di semester pertama tahun lalu, menjadi Rp 3,5 triliun di tahun ini.(Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This