Mengenal Fitur Smart SIM: Alat Pembayaran hingga Nomor Ponsel

Mengenal Fitur Smart SIM: Alat Pembayaran hingga Nomor Ponsel
Ilustrasi, tampilan Smart SIM - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Republik Indonesia berencana merilis Surat Izin Mengemudi (SIM) pintar alias smart SIM pada hari Lalu Lintas Bhayangkara pada 22 September 2019 mendatang. Berkat kerja sama dengan perbankan, sejumlah fitur baru disematkan ke dalam smart SIM tersebut.

Berbeda dengan SIM yang selama ini dikenal masyarakat, Kakorlantas Polri Irjen Refdi Andri menjelaskan sejumlah fitur baru yang bisa digunakan pengendara dari smart SIM:

1. Uang elektronik (e-money)
Refdi menyebut smart SIM bisa digunakan pemiliknya sebagai uang elektronik alias e-money. Dalam menambahkan fungsi e-money pada SIM pengendara, Korlantas menggandeng empat perbankan nasional yakni PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

“Nantinya bisa digunakan untuk e-money, bisa menjadi uang elektronik dan saldo yang kita siapkan maksimal Rp2 juta untuk melakukan transaksi apapun,” ujar Refdi.

Saat ini, Korlantas Polri masih melakukan uji coba keandalan dari smart SIM tersebut. Sehingga semua fungsi bisa digunakan secara maksimal saat diluncurkan.

Vice President Divisi E-channel BNI, Fajar Kusuma Nugraha menyebut bentuk kerjasama yang dilakukan antara Polri dengan perbankan berupa co-branding uang elektronik.

Tampilan belakang Smart SIM – dok.Istimewa

Saat ini BNI masih mengajukan permohonan izin kepada Bank Indonesia (BI) selaku regulator di bidang sistem pembayaran sebelum merilis smart SIM tersebut bersama kepolisian.

2. Merekam data forensik
Selain bisa digunakan sebagai alat pembayaran layaknya kartu debit atau kartu kredit, smart SIM juga akan dilengkapi dengan chip yang merekam semua data forensik pemiliknya. Jadi lebih lengkap jika dibandingkan dengan SIM konvensional yang hanya mencantumkan foto, nama, alamat, dan pekerjaan pemiliknya.

“Semua data forensik kepolisian ada pada chip. Nantinya smart SIM ada chip-nya, sehingga semua data forensik itu ada, seperti data identitas kependudukan kita,” terang Refdi.

3. Nomor telepon orang terdekat
Chip suatu smart SIM juga menyimpan beberapa nomor telepon orang terdekat pemilik kartu tersebut. Refdi menyebut data tersebut penting untuk diketahui kepolisian dan disimpan di dalam SIM untuk keperluan darurat.

Ilustrasi SIM yang diterbitkan oleh Polda Metro Jaya – dok,Motoris

“Ada data nomor telepon orang terdekat yang bisa dihubungi bila terjadi sesuatu,” ujar Refdi.

Tampilan Smart SIM
Tampilan Smart SIM yang beredar di aplikasi WhatsApp memiliki beberapa perbedaan dengan tampilan SIM lama. Panjang kartu Smart SIM sekitar 86 mm dengan lebar 53,96 mm.

Pada bagian atas kartu terdapat tulisan ‘Indonesia’. Lalu tepat di bawahnya, terdapat tulisan ‘surat izin mengemudi’. Serta logo Kepolisian Negara Republik Indonesia terletak di pojok kiri atas.

Foto pemilik SIM ditempatkan di sebelah kiri. Pada bagian tengah terdapat data pribadi pemilik, di antaranya nama, tempat tanggal lahir, golongan darah-jenis kelamin, tempat tinggal, dan pekerjaan. Masa berlaku SIM ada apa bagian pojok kanan bawah. Sementara pada bagian belakang, tampilan Smart SIM berwarna putih. (Gen)

 

 

CATEGORIES
TAGS
Share This