Hadang Gojek di Vietnam, Grab Rogoh Kocek Rp 7 Triliun

Hadang Gojek di Vietnam, Grab Rogoh Kocek Rp 7 Triliun
Ilustrasi ojol Grab - dok.Istimewa

Singapura, Motoris – Setelah Gojek berhasil masuk Vietnam dan telah meyalani masyarakat negeri itu dalam berbagai layanan kendaraan tumpangan berbasis aplikasi masyarakat negeri itu, Grab mulai ngiler. Layanan angkutan daring asal Singapura ini juga berniat masuk Vietnam.

Seperti dilaporkan Reuters, Rabu (28/8/2019), Grab akan menggelontorkan investasi senilai US$500 juta atau sekitar Rp 7 triliunan di Vietnam. “Investasi ini merupakan wujud dari komitmen kami yang sangat besar kepada Vietnam,” ungkap Regional Operation Head Grab, Russell Cohen.

Investasi sebesar ini bakal dikuncurkan secara bertahap dalam jagka waktu lima tahun. Dana ini bakal dipakai untuk memperluas jaringan transportasi, makana, serta pembayaran digital.

Sebelumnya, sejak 1 Agustus 2018, Gojek telah resmi beroperasi di Vietnam. Layanan yang diberikan langsung tersedia di 12 distrik di wilayah Ho Chi Minh City.

Ilustrasi, pengemudi ojek online tengah menunggu order penumpang di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta – dok.Motoris

Namun, sebelumnya, perusahaan ojek berbasis aplikasi besutan Nadiem Makarim itu telah melakukan uji coba di dua distrik di wilayah ibu kota negara Vietnam tersebut. Hasilnya, ternyata masyarakat merespon positif.

Awalnya, layanan yang diberikan baru sebatas layanan antar dengan motor. Menurut perwakilan Go-Viet, platformnya telah meluncurkan layanan mobil. Selain itu, wilayah operasionalnya juga telah diperluas sejak September tahun itu. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This