Operasi Patuh Jaya Digelar, Ini 12 Pelanggaran yang Dijerat

Operasi Patuh Jaya Digelar, Ini 12 Pelanggaran yang Dijerat
Ilustrasi pengguna sepeda motor dari daerah peyangga ke Jakarta - dok.NTMC Polri

Motoris, Jakarta – Bagi Anda pengguna kendaraan bermotor baik itu roda dua maupun roda empat, yang melintas di wilayah DKI Jakarta wajib tahu bahwa mulai hari ini, Kamis (29/8/2019) Operasi Patuh Jaya 2019 mulai digelar. Operasi ini akan menjaring para pelanggar dari 12 ketentuan larangan.

Seperti dungkapkan Kepala Sub Direktoreat Penegakan Hukum (Gakkum) Direktorat Lalu-lintas Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Nasir, operasi dilangsungkan 29 Agustus hingga 11 September mendatang. Artinya, selama kurang lebih dua pekan ke depan akan banyak polisi yang melakukan razia di sejumlah lokasi yang ditentukan.

Namun, kata Nasir lokasinya tidak menentu. Hal itu, kata dia, tergantung situasi dan kondisi, dan paling penting tidak akan mengganggu lalu lintas di sekitar.

“Sesuai dengan arahan bahwa akan menertibkan seluruh pengendara atau pengemudi mobil yang melanggar aturan,” tutur Nasir ketika dihubungi Motoris, Rabu (28/8/2019) malam.

Ilustrasi, mobil yang melintas di wilayah DKI Jakarta yakni di ruas Jalan Sudirman menuju Bundaran HI Jalan Thamrin – dok.Motoris

Dalam melakukan kegiatan ini, polisi memiliki target, yakni 12 jenis pelanggaran. Meski, akan lebih menitikberatkan kepada pelanggaran seperti melawan arah, dan penggunaan lampu rotator dan sirine pada kendaraan pribadi.

“Selain itu banyak lagi yang akan kita tindak, apabila melanggar akan langsung kita tindak sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku,” kata Nasir.

 

Adapun 12 jenis pelanggaran yang menjadi target kegiatan Operasi Patuh Jaya 2019, yaitu:
– Melawan arus
– Berkendara di bawah pengaruh alkohol
– Menggunakan ponsel saat mengemudi
– Tidak menggunakan helm SNI
– Mengemudikan kendaraan tidak menggunakan sabuk keselamatan
– Melebihi batas kecepatan
– Berkendara di bawah umur (tidak memiliki SIM)
– Kendaraan roda dua atau empat yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan standar
– Kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang tidak memenuhi persyaratan laik jalan
– Berkendara sepeda motor dengan berboncengan tiga orang
– Kendaraan bermotor roda dua atau empat yang tidak dilengkapi STNK
– Kendaraan bermotoryang memasang rotator dan atau sirine yang bukan peruntukannya (Kpr)

CATEGORIES
TAGS
Share This