Honda Rancang Airbag untuk Lindungi Otak Pengendara

Honda Rancang Airbag untuk Lindungi Otak Pengendara
Airbag baru yang dikembangkan oleh Honda Motor Company - dok.Istimewa

Tokyo, Motoris – Honda Motor Company terus melakukan inovasi dalam pegembangan peranti pendukung keamanan dan keselamatan pengemudi mobil buatannya. Kini, pabrikan asal Jepang itu mengembangkan airbag yang melindugi otak pengemudi jika terjadi kecelakaan.

Kehadiran airbag sejak tahun 1970-an tidak dapat dimungkiri telah berkontribusi dalam mengurangi dampak dari sebuah kecelakaan, bahkan telah menyelamatkan ratusan ribu nyawa manusia.

Seiring dengan perkembangannya, airbag tidak lagi hanya dipasang di bagian dashboard dan setir, tetapi juga di beberapa posisi yang berpotensi memberikan dampak lebih buruk pada penumpang saat terjadi tabrakan, misalnya, di pintu, kursi, bahkan ada yang di bagian eksterior. Tentu saja hal itu bergantung pada model dan jenis mobil.

Pembaruan terhadap fitur keselamatan tersebut pun semakin ditingkatkan oleh Honda Amerika. Menggandeng produsen airbag Autoliv, Honda akan mengembangkan airbag generasi terbaru untuk melindungi penumpang saat terjadi benturan.

Ilustrasi, percobaan cara kerja airbag plindung otak pengemudi – dok.Istimewa

Seperti dilansir dari Wired, belum lama ini, pengembangan airbag yang dilakukan Honda difokuskan pada perlindungan di bagian kepala. Saat terjadi benturan, airbag ini bakal menangkap serta mengamankan kepala pengemudi.

Prinsip kerjanya, airbag ini akan bekerja layaknya sarung tangan penangkap bola bisbol dengan tiga kompartemen yang menggembung. Kompartemen itu terdiri dari kompartemen utama, dua kompartemen yang akan menggembung melebar, dan sebuah panel layar yang dapat menahan tubuh pengendara membentur dashboard.

Kompartemen-kompartemen tersebut memastikan kepala berhenti bergerak saat terjadi benturan sehingga meminimalisasi cedera kepada dan bagian dalam kepala, seperti otak.

Para ahli saat melakukan pengujian cara kerja airbag pelindung otak – dok.Istimewa

“Bahkan dalam tabrakan dengan kecepatan sedang, kepala dapat berputar cukup cepat yang bisa berdampak buruk pada otak,” tulis Wired.

Kompartemen pada airbag terbaru tersebut mengusung sistem penggembungan dua tahapan. Penggembungan antara tahap satu dan tahap dua berselang sekitar 150 milidetik untuk mengakomodasi penggembungan atau pengembangan yang maksimal dari airbag.

“Puncak cedera dalam suatu kecelakaan terjadi dalam 150 milidetik pertama. Karena itu, ini urgent,” ujar Honda Safety Engineer, Eric Heitkamp.

Heitkamp mengklaim teknologi airbag terbaru tersebut dapat mengurangi cedera otak pengendara akibat kecelakaan hingga 75%. Kendati demikian, Honda belum memerinci produknya yang mana yang bakal dibekali dengan pembaruan airbag tersebut.

Ilustrasi, salah satu mobil produksi Honda – dok.Istimewa

William Mutugi, Kolumnis Honda-Tech.com memperkirakan teknologi airbag terbaru itu akan dipasang secara komersial di mobil buatan Honda mulai 2020 mendatang.

“Kami belum tahu model mana yang akan menerima airbag baru. Namun, Honda diharapkan untuk memulai inovasi yang sudah dipatenkan ini dalam model yang lebih tinggi pada tahun 2020,” ujar Mutugi. (Gen)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This