Tambah Depo di Makassar, Hino Janji Kiriman Onderdil Lebih Cepat

Tambah Depo di Makassar, Hino Janji Kiriman Onderdil Lebih Cepat
Ilustrasi truk Hino di diler- dok.Motoris

Jakarta, Motoris – PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) membuka depo suku cadang baru di Makassar, Sulawesi Selatan. Dengan hadirnya depo anyar ini – yang juga merupakan dep ke-5 di Makassar ini –  jangka waktu pengiriman suku cadang atau onderdil yang dibutuhkan konsumen bisa dipangkas.

Presiden Direktur HMSI, Hiroo Kayanoki, menyebut keberadaan depo itu untuk memenuhi suku cadang resmi bagi konsumen di kawasan bagian timur Indonesia. Diler Hino di kawasan ini tersebar mulai dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, hingga Papua.

“Kami berharap depo baru ini bisa berkontribusi untuk meningkatkan pelayanan purna jual dan memudahkan distribusi suku cadang resmi ke diler Hino yang terletak di kawasan Sulawesi, Maluku dan Papua atau Indonesia Bagian Timur,” papar dia dalam keterangan resmi, Selasa (8/10/2019).

Depo Suku Cadang terbaru Hino di Makassar – dok.Istimewa

Depo yang berada di Jalan Ir. Sutami, nomor 35 Kota Makassar, Sulawesi Selatan itu memiiki kapasitas penyimpanan 6.000 item suku cadang. Bangunannya dibangun di areal seluas 1.200 meter persegi.

Kayanoki juga mengatakan, keberadaan dep tersebut juga dimaksudkan untuk memangkas leadtime atau waktu menunggu pesanan barang. Dia mencontohkan masa tunggu di area Makassar yang sebelumnya 6 hari bisa menjadi 1 hari.

Di Kendari yang sebelumnya 10 hari menjadi 4 hari. Kemudian di Palu, Gorontalo, Manado dan Maluku yang sebelumnya rata – rata 11 hari, kini diharapkan hanya 6 hari. Bahkan di Sorong, Papua Barat yang sebelumnya 2 minggu kini menjadi 1 minggu.

Suku cadang atau onderdil Hino yang disimpan di Depo baru atau Depo ke-5 di Makassar – dok.Istimewa

Revisi target penjualan
Sebelumnya, di sela sebuah acara yang digelar HMSI di Jatake, Tangerang, Jumat (4/10/2019), Direktur Penjualan dan Promosi HMSI, Santiko Wardoyo megatakan layanan purna jual merupakan aspek utama yang terus ditingkatkan oleh Hino Indonesia. Hal ini sesuai dengan tagline Hino dalam menghadirkan maupun memasarkan kendaraan komersial sebagai sarana pendukung bisnis konsumen.

“Kami memiliki filosofi maju dan berkembang bersama, yang salam satu wujudnya kami wujudkan dalam Total Support kepada pelanggan. Artinya, kami merupakan dukungan penuh kepada mereka dalam menjalankan bisnis. Truk merupakan sarana penunjang bisnis utama bagi mereka. Sehingga kalau mereka maju, kami juga akan maju, karena jika bisnis maju maka kebutuhan truk juga akan terjadi,” paparnya.

Layanan yang diberikan dengan dasar filosofi seperti, kata Santiko, tidak akan surut meski pasar kendaraan komersial mengalami berbagai dinamika. Termasuk penurunan. “Justeru di saat pasar menurun, kami terus fokus memperkuat layanan. Kalau pasar trennya menurun kan di luar kendali kita, sehingga cara terbaik yang merevisi target kita,” ujar dia.

Ilustrasi, truk ringan Hino – dok.Motoris

Di tahun ini misalnya, HMSI merevisi target penjualan dari yang dipatok sebelumnya sebanyak 40.000 unit menjadi 37.000 unit. “Tetapi kalau pangsa pasar, kami masih percaya bisa menggenggam 60% pangsa pasar. Tren kami masih mencapai sebesar itu,” kata dia.

Revisi itu dilakukan karena penjualan kendaraan komersial di Tanah Air – khususnya truk dan pikap – di rentang waktu Januari hingga Agustus lalu ambrol hingga 22%. Sementara di bulan September, Hino menjual 2.960 unit truk, atau menciut 23% dibanding bulan yang sama tahun 2018. (Fer/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This