Pasar Ekspor Kusut, Penjualan Ban Multistrada Menciut

Pasar Ekspor Kusut, Penjualan Ban Multistrada Menciut
Ilustrasi, proses produksi ban di PT Multistrada Arah Sarana- dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Penjualan produk ban PT Multistrada Arah Sarana sepanjang Januari – September lalu menyusut. Di rentang waktu itu, penjualan ban untuk kendaraan penumpang atau Passenger Car Radial (PCR) menciut 0,5% menjadi 6,4 juta unit, dan ban sepeda motor susut 5% atau menjadi 4,4 juta unit.

Dalam pemaparan publik kinerja perusahaan, di Jakarta, Kamis (31/10/2019) Direktur PT Multistrada Arah Sarana, Michail Sutiono, menyebut mengkerutnya penjualan dikarenakan lesunya penjualan di negara tujuan ekspor. “Penurunan volume penjualan tersebut disebabkan menurunnya penjualan di beberapa area pasar ekspor sebesar 17% yaitu di Eropa, Australia, dan Timur Tengah,” kata Michail.

Maklum, 73% dari total penjualan yang dibukukan perusahaan hingga kini, merupakan penjualan ke pasar ekspor. Sedangkan 20-25%-nya dicatatkan di pasar dalam negeri.

Memang, tak semua pasar ekspor menyusut penyerapannya. Setidaknya, ini dibukukan oleh pasar di Afrika, Amerika, dan Asia yang tetap bertumbuh di kisaran 21%.

Ilustrasi ban Corsa yang diproduksi PT Multistrada Arah Sarana – dok.Istimewa

Pasar Amerika hingga sekarang menyerap 35% dari total ekspor Multistrada. Meski, pertumbuhan penjualan di wilayah itu belum bisa mendongkrak total volume penjualan perusahaan.

Sedangkan, penjualan di pasar lokal Indonesia di kurun waktu sembilan pertama tahun ini ambles 13%. Inilah yang turut menyumbang penurunan penjualan tersebut.

Kondisi penjualan ban perusahaan yang 87,59% sahamnya dimiliki Compagnie Generale Des Etablissements Michelin, perusahaan ban kondang asal Prancis itu, hingga akhir tahun diperkirakan masih sama dengan saat ini. Nilai penjualan diprediksi hanya US$ 316,9 juta. (Fan/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This