Pemilik Jaringan Diler Toyota Ini Kesrimpet Kredit Macet

Pemilik Jaringan Diler Toyota Ini Kesrimpet Kredit Macet
Ilustrasi, diler Toyota milik Nasmoco - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (Bintraco Dharma)– pemilik 24 Toyota yang tersebar di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta melalui jaringan merek dagang Nasmoco – kini tengah menghadapi persoalan berat. Selain membukukan penjualan yang jeblos hingga 9% di sepanjang tahun lalu, juga kesrimpet alias terlilit kredit macet senilai Rp 300 miliar.

Laporan riset perusahaan sekuritas Trimegah yang dilansir belum lama ini, menyebut kredit macet yang mendera Bintraco Dharma itu setara dengan 22% dari kapitalisasi pasar perseroan. Bintraco Dharma disebut bakal melego piutang yang macet tersebut ke induk perusahaannya (PT Ahabe Adhi Citra).

Dengan begitu, laporan keuangan perseroan akan “bersih” dari kredit macet yang bisa menggerus nilai aset. Buku perseroan pun akan lebih baik.

Seperti diketahui, per September 2019 lalu anak usaha Bintraco Dharma yang bergerak di binis pembiayaan – yakni Andalan Finance (AFI) – membukukan penurunan pembiayaan sebesar 22%. Padahal, penurunan industri pembiayaan secara keseluruhan di saat yang sama tumbuh 4%.

Ilustrasi, proses perbaikan mobil di bengkel CARfix – dok.Istimewa

Sementara di sepanjang tahun 2019 – dari Januari hingga Desember- penjualan mobil merek Toyota yang dilakukan jaringan Nasmoco di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, ambles 9% dibanding tahun sebelumnya. Total penjualan hanya 24.000 unit.

Sedangkan total penjualan mobil Toyota secara nasional hanya susut 6%. Tahun ini, penjualan Nasmoco diprediksi naik 5% menjadi 26 ribu unit, sejalan dengan pertumbuhan pasar mobil.

Bintraco Dharma juga membukukan muramnya kinerja pengembangan jaringan bisnis layanan bengkel modern yang melayani perbaikan dan perawatan mobil semua merek bernama Carfix. Target pembukaan gerai Carfix 2019 kandas. Tahun lalu, perseroan hanya membuka 27 gerai, karena masalah pendanaan.

Ilustrasi proses pengecekan kondisi mobil di bengkel CARfix – dok.Istimewa

“Adapun tahun ini, jumlah gerai Carfix ditargetkan naik menjadi 80. Ini diyakini tercapai, karena perusahaan mitra tak memiliki masalah pendanaan,” tulis Trimegah. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS