Mulai Juni Beli BBM di SPBU Pertamina Pakai Non Tunai

Mulai Juni Beli BBM di SPBU Pertamina Pakai Non Tunai
Ilustrasi pengisian BBM ke sepeda motor di sebuah SPBU Pertamina - dok,Motoris

Jakarta, Motoris – PT Pertamina (Persero) mulai Juni nanti akan menerapkan sistem pembayaran non tunai (cashless) untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Cara ini paralel dengan digitalisasi pipa pengisian (nozzle) yang dipasang di SPBU Pertamina dengan tujuan memantau kepastian stok dan distribusi BBM (terutama yang bersubsidi) agar tak menyimpang.

Kepastian informasi itu diungkap Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fansurullah Asa, saat dihubungi Motoris di Jakarta, Jumat (21/2/2020). “Sudah. Sudah. Kan seperti yang saya sampaikan di hadapan Komisi VII DPR kemarin. Menteri ESDM, Dirut Pertamina, Dirut Telkom sudah menegaskan komitmennya, sistem digitalisasi dan cashless transaksi itu mulai diberlakukan efektif Juni 2020,” papar dia.

Sistem pembayaran non tunai melalui pemasangan digitalisasi nozzle itu, Fasurullah, ditargetkan menyasar ke 5.518 SPBU di seluruh Indonesia. Hingga 10 Februari peranti Automatic Tank Gauge (ATG) sudah dipasang pada 4.062 SPBU. Kemudian Electronic Data Capture terpasang di 2.919 SPBU dan 1.138 SPBU sudah mampu mencatat nomor polisi kendaraan secara manual menggunakan EDC, dan dengan data itu kebutuhan stok BBM pada waktu berikutnya bisa dihitung dengan pasti.

“Jadi, sudah siaplah kalau kita berlakukan digitalisasi (termasuk transaksi non tunai) mulai Juni nanti,” ucap dia.

Ilustrasi sebuah SPBU Pertamina di Kota Tangerang – dok.Motoris

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman yang dikonfirmasi Jumat (21/2/2020) juga menyatakan hal serupa. Menurut dia, sejatinya sistem pembayaran non tunai dalam pembelian BBM di SPBU Pertamina sudah dilakukan pada tahun 2019 lalu.

“Kan sudah bisa dilakukan dengan kartu debit, atau yang terbaru LinkAja!,” kata dia.

Untuk masyarakat yang ingin melakukan pembayaran non tunai bisa memasang aplikasi MyPertamina terlebih dahulu yang terdapat di Google Playstore atau Apple iStore. Setelah mengunduh Google Playstore atau Apple iStore, konsumen juga harus memasang aplikasi LinkAja! dan mengisi saldonya sesuai kebutuhan.

LinkAja! merupakan hasil penggabungan dari TCash milik Telkomsel dengan uang elektronik milik bank-bank BUMN.

Ilustrasi, antrean sepeda motor untuk mengisi BBM di SPBU Pertamina – dok.Motoris

“Nah, untuk penggunaanya, nanti konsumen cukup menunjukan scan barcode pada aplikasi LinkAja! ke kasir atau petugas SPBU yang meng-capture barcode tersebut dan saldo akan terkurang sesuai dengan besaran nilai transaksi,” jelas Fajriyah.

Tujuan diterapkannya sistem nontunai ini, lanjut dia, antara lain untuk mengakomodir perubahan gaya hidup digital dari konsumen yang banyak menggunakan transaksi nontunai. Selain aplikasi LinkAja! dan kartu debit, nantinya juga bisa digunakan kartu uang  elektronik dan kartu kredit.

Sistem transaksi seperti ini diklaim bakal mengurangi terjadinya penyimpangan distribusi bahan bakar, khususnya yang bersubsidi. Pasalnya, seperti dikatakan Fansurullah Asa, sepanjang tahun 2019 kemarin, BPH Migas menemukan 404 kasus penyelewengan BBM bersubsidi. (Fat/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This