Marubeni Akuisisi Jaringan Ritel Suku Cadang Milik CT Corp, 1 Station

Marubeni Akuisisi Jaringan Ritel Suku Cadang Milik CT Corp, 1 Station
Ilustrasi, salah satu gerai 1-Station milik PT Trans Otomotif Indonesia - dok.1-station.com

Tokyo, Motoris – Sogo shosha atau perusahaan perdagangan asal Tokyo Jepang- Marubeni Corporation –  mengakuisisi mayoritas saham jaringan gerai penjualan suku cadang (sparepart) dan aksesoris mobil dengan nama merek 1 Station. Jaringan yang berada di bawah payung PT Trans Oto Internasional (TOI) –  anak perusahaan CT Corporation milik Chairul Tanjung – ini diakuisi Marubeni melalui B-Quik Company.

Seperti dilaporkan laman NNA Business News, Rabu (29/7/2020) dalam pernyataan resmi yang dirilis Selasa (28/7/2020) Marubeni menyatakan proses akuisisi mayoritas saham tersebut telah dilakukan pada bulan April lalu. Selanjutnya, Marubeni mengubah nama TOI menjadi PT. BQuik Otomotif Indonesia (BQI). Pengecer ban yang berbasis di Jakarta menjual suku cadang mobil termasuk ban, baterai (aki), pelumas, dan menyediakan layanan perawatan mobil.

“Marubeni tidak akan mengungkapkan rasio investasi (porsi dan niai saham) dalam BQI atau target penjualan rantai ritel,” kata Juru Bicara Marubeni kepada NNA dalam wawancara via telepon pada hari Rabu (29/7/2020).

Sejatinya, keterlibatan perusahaan yang bermarkas di Ōtemachi, Chiyoda, Tokyo, Jepang itu di bisnis TOI bukanlah yang pertama. Sebab, pada tahun 2014, atau setahun setelah TOI didirikan oleh CT Corporation, Marubeni telah membeli sebagian saham perusahaan tersebut.

Gerai B-Quik di Thailand – dok.Marubeni via NNA Business News

Kini, Marubeni mengatakan dengan akuisisi terbaru  tersebut akan memungkinkannya untuk memanfaatkan keahlian jaringan ritel B-Quik untuk memperluas bisnis BQI yang membidik kelas menengah yang sedang tumbuh di Indonesia. Sebab Indonesia dinilai memiliki pasar yang menjanjikan, karena memiliki  jumlah penduduk sebanyak 270 juta jiwa atau keempat terpadat di dunia.

B-Quik yang merupakan jaringan ritel suku cadang dan aksesoris mobil bermarkas di Bangkok, Thailand, berdiri sejak tahun 1995. Pada tahun 2006, perusahaan ini diakuisisi oleh Marubeni.

Sejak saat itulah, setiap tahun 10 toko baru dibuka dan dioperasikan. Alhasil, kini B-Quik telah mengoperasikan 166 toko yang tersear di seantero Negeri Gajah Putih itu.

Ilustrasi, kantor Marubeni – dok.Istimewa via VnExpress International

Seperti halnya di Thailand, Marubeni juga ingin jaringan yang ada di Indonesia – dengan nama baru BQI –  itu membuka dan mengoperasikan 10 toko baru saban tahunnya. Meski, juru bicara perusahaan tersebut mengakui wabah virus corna bisa saja berpengaruh terjadap rencana itu.

Aadpun di bawah bawah TOI, jaringan gerai yang dioperasikan hingga kini baru tujuh unit. (Ril/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS