Ambil Alih Takata Corp, Kini Joyson Diduga Palsukan Data Kualitas Seatbelt

Ambil Alih Takata Corp, Kini Joyson Diduga Palsukan Data Kualitas Seatbelt
Ilustrasi, penggunaan seatbelt di mobil - dok.Istimewa via consumeraffairs.com

Tokyo, Motoris – Perusahaan asal Michigan, Amerika Serikat – Joyson Safety System – diduga telah memalsukan data kualitas sabuk pengaman buatannya itu dan mengirimkannya ke konsumen. Pemilik baru Takata Corporation – produsen airbag yang produknya bermasakah – itu selain memproduksi airbag juga membuat seatbelt dan komponen lain untuk mobil.

Laporan Nikkei Asian Review yang dikutip Reuters dan Automotive News, Selasa (13/10/2020) kabar itu terungkap dari hasil investigasi yang dilakukan oleh Kementerian Transportasi Jepang. Bahkan sumber Nikkei Kementerian itu menegatakan JSS diminta agar segera menarik sabuk pengaman tersebut dari peredaran.

Joyson diketahui memproduksi sekitar 40% dari semua seatbelt kendaraan Jepang menurut Joyson yang mengakuisisi Takata di Pengadilan Kepailitan Amerika Serikat pada April 2018 lalu dengan nilai US$ 1,6 miliar.

Takata merupakan pabrikan yang diketahui telah menyembunyikan data kualitas airbag buatannya. Produk airbag buatannya terbukti memiliki standar kualitas buruk saat terjadi kecelakaan, karena mengembang secara berlebihan dan meledak.

Ilustrasi, seatbelt buatan Joyson Safety System – dok.Joyson Safety Systems

Akibat ledakan itu, komponen logam dari inflator yang pecah berkeping mengenai penumpang, dan berujung penarikan mobil penggunanya. Bahkan, jumlah penarikan mobil akibat airbag ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah.

Sejauh ini telah ada 26 kasus kematian akibat airbag Takata Tersebut yang terjadi di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut 17 di antaranya terjadi di Amerika Serikat.

Hanya, soal informasi dugaan pemalsuan data produk seatbelt sekarang ini, baik JSS maupun Kementerian Transportasi Jepang masih belum bisa dihubungi. JSS saat ini diketahui mempekerjakan lebih dari 50.000 karyawan di lebih dari 25 negara. Dia terdaftar sebagai produsen ke-39 dari 100 pemasok otomotif global menurut Automotive News. (Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This