Kemasan Sejumlah Suku Cadang Mobil di Cina Terpapar Virus Corona Baru

Kemasan Sejumlah Suku Cadang Mobil di Cina Terpapar Virus Corona Baru
Ilustrasi, seorang karyawan pengisian bahan bakar di kota Jincheng, Provinsi Shanxi, tengah melakukan tugasnya - dok.Xinhua

Shanxi, Motoris – Kantor Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kota Jincheng, Provinsi Shanxi, Cina Utara, Minggu (3/1/2021) menyatakan telah mendeteksi adanya paparan virus corona varian baru di kemasan sejumlah sampel suku cadang mobil. Sampel barang itu merupakan produk yang dipasarkan oleh sebuah perusahaan penjualan suku cadang dan ditemukan pada Sabtu (2/1/2021) malam.

Seperti dilaporkan kantor berita Xinhua, Senin (4/1/2021), Kantor itu kemudian menerapkan status tanggap darurat. Sementara personel yang melakukan kontak dekat dengan barang telah dikarantina dan semuanya dinyatakan negatif. Barang terkait telah disegel.

Sedangkan di Hohhot – ibu kota Daerah Otonomi Mongoliala, lima sampel kemasan suku cadang mobil di toko 4S juga dinyatakan positif terpapar virus. Kantor Pusat Pengendalaian dan Pecegahan Cpvid-19 setempat menyatakan tiga batch suku cadang mobil dari perusahaan pembuatnya menyatakan barant-barang suku cadang itu telah didistribusikan ke tiga toko 4S di Hohhot.

Ilustrasi, lalu-lintas di kota Beijing, Cina – dok.China Dialogue

Pada salah satu toko yang disebutkan itu kemudian ditemukan sampel kemasan yang dinyatakan positif mengidap virus corona jenis baru itu. Setelah itu tiga toko yang menjajakan suku cadang tersebut disegel.

Orang-orang yang melakukan kontak dekat dengan barang juga telah dikarantina dan sejauh ini dinyatakan negatif. Tiga sampel suku cadang yang dinyatakan positif terpapar virus juga ditemukan di kota Cangzhou di Provinsi Hebei serta di kota Yantai dan Linyi di Provinsi Shandong.

Uji asam nukleat dilakukan pada suku cadang mobil itu digelar setelah seorang karyawan dari perusahaan suku cadang mobil di Beijing yang terlibat dalam penjualan barang tersebut didiagnosis mengidap Covid-19. Selain itu sejumlah paket suku cadang mobil dari pabrikan itu juga dinyatakan positif terkena virus pada akhir Desember 2020 lalu. (Fat/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This